Empat Dekade Berlalu, Bagaimana Kabar Vaksin HIV?
Selasa, 19 Oktober 2021 - 04:30 WIB
loading...
A
A
A
Banyak dari suntikan ini dikembangkan menggunakan teknologi yang sebelumnya telah dicoba pada HIV. Jadi, mengapa penggarapan vaksin HIV belum menemukan terobosan?
Baca: Kasus HIV/AIDS Bertambah 400 Per Tahun, Ini Pesan Wakil Wali Kota Bandung
“Sistem kekebalan manusia tidak menyembuhkan HIV sendiri, sedangkan yang sangat jelas adalah sistem kekebalan manusia cukup mampu menyembuhkan COVID-19 sendiri,” jelas Larry Corey, peneliti utama HVTN, organisasi global yang mendanai pengembangan vaksin HIV.
Vaksin Covid-19 bekerja dengan memunculkan antibodi yang mengikat protein lonjakan virus dan menghentikannya menginfeksi sel manusia. HIV juga memiliki protein berbentuk spike di permukaannya, yang menjadi target pengembangan vaksin HIV.
"Tetapi, sementara Covid-19 memiliki puluhan varian terkenal yang beredar di seluruh dunia, HIV memiliki ratusan atau ribuan varian di dalam setiap orang yang terinfeksi," ucap William Schief, ahli imunologi yang memimpin pengembangan vaksin mRNA HIV di Scripps Research Institute.
Baca: Kasus HIV/AIDS Bertambah 400 Per Tahun, Ini Pesan Wakil Wali Kota Bandung
“Sistem kekebalan manusia tidak menyembuhkan HIV sendiri, sedangkan yang sangat jelas adalah sistem kekebalan manusia cukup mampu menyembuhkan COVID-19 sendiri,” jelas Larry Corey, peneliti utama HVTN, organisasi global yang mendanai pengembangan vaksin HIV.
Vaksin Covid-19 bekerja dengan memunculkan antibodi yang mengikat protein lonjakan virus dan menghentikannya menginfeksi sel manusia. HIV juga memiliki protein berbentuk spike di permukaannya, yang menjadi target pengembangan vaksin HIV.
"Tetapi, sementara Covid-19 memiliki puluhan varian terkenal yang beredar di seluruh dunia, HIV memiliki ratusan atau ribuan varian di dalam setiap orang yang terinfeksi," ucap William Schief, ahli imunologi yang memimpin pengembangan vaksin mRNA HIV di Scripps Research Institute.
Lihat Juga :