Hutan Amazon Bertambah Rusak, Kehidupan Manusia kian Terancam

Selasa, 19 Oktober 2021 - 03:00 WIB
loading...
Hutan Amazon Bertambah...
Hutan Amazon. FOTO/Reuters
A A A
BRASILIA - Salah satu hutan hujan terbesar di dunia, hutan Amazon terus mengalami pengurangan lahan secara intens. Kondisi ini membuat Amazon melepaskan lebih banyak CO2 daripada yang diserapnya dalam 10 tahun terakhir. Menurut aktivis lingkungan, ini adalah peringatan bagi umat manusia.

Emmanuelle Berenger, pemimpin pengelola hutan lestari untuk Rainforest Alliance, mengatakan, melestarikan hutan untuk kesejahteraan umat manusia bukanlah suatu pilihan lagi, melainkan suatu keharusan.

Baca: Dianggap 'Dukung' Perusakan Hutan Amazon, Pemimpin Adat Laporan Presiden Brazil ke ICC

"Antara 2010 dan 2019, degradasi di Amazon Brazil, yang disebabkan oleh fragmentasi, pemanenan berlebihan, atau kebakaran yang merusak, tetapi tidak merusak pohon, menyebabkan emisi tiga kali lebih banyak daripada perusakan hutan secara langsung," katanya, seperti dilansir Anadolu Agency, Minggu (17/10/2021).

Menyinggung laporan baru-baru ini yang menyatakan bahwa sejak 2010, hutan hujan Amazon telah mengeluarkan lebih banyak CO2 daripada yang diserapnya, Berenger mengatakan, ini adalah peringatan serius bagi umat manusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Dituding Berencana...
AS Dituding Berencana Dominasi Amerika Latin Sepenuhnya
Siapa Laura Fernandez?...
Siapa Laura Fernandez? Presiden Baru Kosta Rika yang Ingin Jadi Perisai AS di Amerika Latin
Kotak Pandora Terbuka...
Kotak Pandora Terbuka di Amerika Latin, Mungkinkah Ada Perlawanan kepada AS?
Pesawat Diminta Hati-hati...
Pesawat Diminta Hati-hati saat Terbang di Amerika Latin, Akankah AS Menyerang Meksiko?
Siapa Diosdado Cabello?...
Siapa Diosdado Cabello? Loyalis Maduro yang Kini Disebut Orang Paling Berkuasa di Venezuela
Siapa Gustavo Petro?...
Siapa Gustavo Petro? Presiden Kolombia yang Jadi Target Penculikan Trump setelah Maduro
Menhut Dinilai Punya...
Menhut Dinilai Punya Peran Sentral dalam Menjaga Kredibilitas Karbon Hutan
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Menlu Rusia: AS Terlibat...
Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!
Rekomendasi
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Infografis
Kian Menyusut, Jumlah...
Kian Menyusut, Jumlah Penduduk Dunia Terancam Berkurang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved