Lebih Dari Sekedar Kedai Kopi, Agen CIA Pakai Starbucks untuk Pertemuan

Minggu, 17 Oktober 2021 - 01:11 WIB
loading...
Lebih Dari Sekedar Kedai...
Sejumlah konsumen membeli kopi di Starbucks. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Dalam bukunya, mantan agen Badan Investigasi Sentral (CIA) Amaryllis Fox menceritakan delapan tahun pengalamannya di CIA dan mengungkapkan beberapa detail menarik.

Menurut keterangannya, mata-mata CIA menggunakan kedai kopi Starbucks untuk bertemu dengan jaringan mereka. Hal itu diungkapkan Amaryllis Fox dalam bukunya "Life Undercover: Coming of Age in the CIA."

Fox menjelaskan bagaimana pertemuan semacam itu diatur. “Dia (instruktur) memberikan satu (kartu hadiah) untuk setiap asetnya dan memberi tahu mereka, 'Jika Anda perlu menemui saya, beli saja kopi.' Kemudian dia memeriksa nomor kartu di komputer warnet setiap hari, dan jika saldo di salah satu aset habis, dia tahu dia ada rapat...(Ini) menyelamatkannya dari keharusan mengemudi melewati banyak situs sinyal fisik yang berbeda setiap hari... dan nomor kartu tidak terikat dengan identitas, jadi semuanya cukup aman," tulis mantan agen CIA itu.

Baca juga: Israel Ungkap Pembayaran yang Dilakukan pada Kolaborator Palestina

Fox mulai bekerja di CIA pada 2002 pada usia 21 tahun dan meninggalkan delapan tahun kemudian.

Baca juga: Awak ISS Dibangunkan Sirene di Malam Hari, Stasiun Antariksa Berubah 57 Derajat

Dalam bukunya, antara lain, dia mengungkapkan bagaimana dia bernegosiasi dengan para pedagang senjata untuk membeli senjata biologi dan kimia di pasar gelap global.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Berita Terkini
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved