Arab Saudi Cemaskan Aktivitas Nuklir Iran: Kami Memasuki Fase Berbahaya

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 21:58 WIB
loading...
Arab Saudi Cemaskan...
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Arab Saudi menyuarakan kecemasannya terhadap aktivitas program nuklir Iran. Menurut Riyadh, aktivitas nuklir Teheran telah menempatkan kawasan Timur Tengah di tempat yang berbahaya.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan kepada wartawan di Washington mengatakan akselerasi kegiatan nuklir Iran sangat memprihatinkan.

Baca juga: Di Bawah Kekuasaan Taliban, Afghanistan Mulai Dilanda Kelaparan

“Kami pikir kami memasuki fase berbahaya,” katanya pada hari Jumat (15/10/2021) atau sehari setelah bertemu dengan rekannya dari Amerika Serikat Antony Blinken pada hari Kamis.

Pangeran Faisal mengakui ada pembicaraan antara Arab Saudi dan Iran. "Tetapi tidak ada kemajuan substansial yang telah dibuat. Kami berkomitmen untuk melanjutkan diskusi ini," ujarnya, seperti dilansir Al Arabiya.

Ditanya tentang normalisasi hubungan dengan Israel, Pangeran Faisal mengatakan: “Kami pikir mereka telah berkontribusi positif terhadap stabilitas regional dan jalan menuju perdamaian. Pada saat yang sama, kami sangat yakin bahwa satu-satunya cara kami dapat memiliki stabilitas yang langgeng adalah jika kami menemukan cara untuk mengatasi masalah Palestina dan masalah negara Palestina dengan ibu kotanya di Yerusalem, dengan martabat dan kedaulatan."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved