Dikejar Militer Rusia dalam Jarak 60 Meter, AS Klaim Kapal Perangnya Tak Salah

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 16:14 WIB
loading...
A A A
Menurut armada tersebut, USS Chafee sedang melakukan operasi rutin di perairan internasional di Laut Jepang ketika sebuah kapal perusak Rusia datang dalam jarak sekitar 65 yard (60 meter) dari kapal AS saat sedang bersiap untuk operasi penerbangan helikopter.

Armada Pasifik AS bersikeras bahwa interaksi itu aman dan profesional, dan bahwa pemberitahuan Rusia kepada penerbang dan pelaut (NOTAM/NOTMAR) yang dikeluarkan untuk wilayah tersebut tidak berlaku pada saat interaksi.

“Setiap saat, USS Chafee melakukan operasi sesuai dengan hukum dan kebiasaan internasional. Amerika Serikat akan terus terbang, berlayar, dan beroperasi di mana hukum internasional mengizinkan,” lanjut Armada Pasifik As.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, USS Chafee menerima peringatan bahwa ia mendekati area terlarang, tetapi alih-alih mengubah arah, kapal itu justru mengibarkan bendera berwarna untuk menunjukkan persiapan helikopter lepas landas dari dek, yang berarti tidak mungkin untuk mengubah arah dan kecepatan.

Baca juga: Buntut Pelanggaran Batas Perairan, Kemhan Rusia Panggil Atase Militer AS
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Penampakan Pesawat Pengebom...
Penampakan Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh dan Meledak, Hancur Tak Berbekas
Rekomendasi
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved