Indonesia sebagai Country Partner dalam Craftistanbul 2021
Kamis, 14 Oktober 2021 - 17:39 WIB
loading...
Indonesia jadi Country Partner pada pameran kerajinan tangan terbesar di Turki The 2nd CraftIstanbul di Expo Center Dr Mimar Kadir Topbas Show and ART Center, Yenikapi, 6-10 Oktober 2021. Foto/kbri turki
A
A
A
ISTANBUL - Setelah sukses menjadi Focus Country pada ajang Coffex Istanbul bulan September lalu, Indonesia kembali menjadi Country Partner pada pameran kerajinan tangan terbesar di Turki "The 2nd CraftIstanbul" yang berlangsung di Expo Center Dr Mimar Kadir Topbas Show and ART Center, Yenikapi, pada 6-10 Oktober 2021.
“Dengan Tagline ‘Indonesian Craft: Local craftmanship, Global Value’, Pavilion Indonesia, hasil kerja sama KJRI Istanbul dan MUSIAD Indonesia siap memamerkan warisan kekayaan budaya bangsa yang dikerjakan pengrajin lokal terbaik di Indonesia," ungkap Konjen RI di Istanbul Imam Asari pada sambutan kegiatan Press Briefing di Pavilion Indonesia pada Rabu, 6 Oktober 2021.
![Indonesia sebagai Country Partner dalam Craftistanbul 2021]()
Craft Istanbul yang pertama kali diadakan pada 2019, berfokus pada promosi produk kerajinan yang utamanya dibuat pengrajin lokal serta usaha kecil dan menengah (UKM). Hal ini sejalan dengan tujuan KJRI dan MUSIAD Indonesia untuk mempromosikan produk UKM Indonesia ke pasar global di tengah situasi pandemi.
Baca juga: 4 Mata-mata Berkedok PSK, Dunia Telik Sandi dalam Balutan Seksualitas
“Dengan Tagline ‘Indonesian Craft: Local craftmanship, Global Value’, Pavilion Indonesia, hasil kerja sama KJRI Istanbul dan MUSIAD Indonesia siap memamerkan warisan kekayaan budaya bangsa yang dikerjakan pengrajin lokal terbaik di Indonesia," ungkap Konjen RI di Istanbul Imam Asari pada sambutan kegiatan Press Briefing di Pavilion Indonesia pada Rabu, 6 Oktober 2021.

Craft Istanbul yang pertama kali diadakan pada 2019, berfokus pada promosi produk kerajinan yang utamanya dibuat pengrajin lokal serta usaha kecil dan menengah (UKM). Hal ini sejalan dengan tujuan KJRI dan MUSIAD Indonesia untuk mempromosikan produk UKM Indonesia ke pasar global di tengah situasi pandemi.
Baca juga: 4 Mata-mata Berkedok PSK, Dunia Telik Sandi dalam Balutan Seksualitas
Lihat Juga :