Putin Sebut Rudal Hipersonik Rusia Melesat Mach 20 dan AS Membencinya

Kamis, 14 Oktober 2021 - 11:41 WIB
loading...
A A A
Rusia meluncurkan beberapa teknologi hipersonik baru pada tahun 2017 dan mengatakan mereka mengharapkan senjata ini untuk membantu menjamin stabilitas strategis global.

Putin menuduh AS sudah membuka "Kotak Pandora" untuk perlombaan senjata global dengan menarik diri dari Perjanjian ABM. Dia lantas mengungkap kemunafikan Amerika karena pada awalnya berpura-pura tidak peduli dengan proyek senjata hipersonik Rusia, namun mereka sekarang telah menyatakan keprihatinan atas potensi senjata semacam itu.

Orang nomor satu Kremlin itu mengatakan perlombaan senjata global sekarang "berjalan lancar".

Baca juga: Iran: Senjata Nuklir Israel Ancaman Nyata di Timur Tengah!

Dia mengingat bagaimana dia telah mendesak rekannya dari AS, George W. Bush, untuk tidak menarik diri dari Perjanjian ABM pada awal 2000-an karena untuk perjanjian itu sebagai landasan keamanan internasional.

Moskow, Putin menekankan, melihat keputusan AS untuk keluar dari Perjanjian ABM sebagai bukan hanya tentang pertahanan, tetapi upaya untuk menerima keunggulan strategis, yang secara efektif menghilangkan potensi nuklir dari pesaing potensial.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Berita Terkini
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved