Negara-negara Ini Punya Pasukan yang Berjaga di Selat Hormuz

Kamis, 14 Oktober 2021 - 05:01 WIB
loading...
Negara-negara Ini Punya...
Pasukan bersenjata mengawasi lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Memanasnya hubungan antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya menyebabkan nama Selat Hormuz banyak diperbincangkan. Selat Hormuz merupakan jalur minyak terpenting di dunia yang memiliki panjang 39 kilometer.

Seperenam produksi minyak global dan sepertiga pasokan gas alam cair di dunia diangkut melalui jalur ini. Selat yang membentuk chokepoint antara Teluk Arab dan Teluk Oman ini merupakan satu-satunya rute yang dapat digunakan menuju laut terbuka.

Pentingnya selat ini menyebabkan banyak negara berlomba-lomba menyiapkan pasukan berjaga di selat Hormuz. Melansir dari berbagai sumber berikut ini adalah daftar negaranya.

1. Iran

Iran mengakui menguasai seluruh wilayah Selat Hormuz. Kekuatan militer Iran di selat ini telah dibangun selama beberapa pilih tahun.

Negara-negara Ini Punya Pasukan yang Berjaga di Selat Hormuz


Korps Garda Revolusi Islam Iran membuka pangkalan Angkatan laut baru di pintu masuk timur ke Selat Hormuz. Tahun 2019 lalu dikabarkan cabang Angkatan laut Garda Revolusi Iran memiliki sekitar 2.000 FAC atau kapal penyerang cepat.

Kapal ini digunakan sebagai formasi kawanan yang bisa muncul dimana saja di daerah tersebut. Kapal ini juga dilengkapi dengan senapan mesin berat dan peluncur roket.

Tidak hanya itu, pakar juga mempercayai bahwa Iran telah mengembangkan drone laut yang dapat memuat bahan peledak dan berkecepatan tinggi saat diluncurkan. Drone yang bernama Ya Mahdi ini dapat dikendalikan secara jarak jauh.

2. Amerika Serikat

Menanggapi beberapa serangan Iran, Pentagon mengirimkan 14.000 tentara Amerika Serikat (AS) termasuk pesawat tempur, dan system rudal patriot. Pasukan tambahan ini juga meningkatkan tenaga kerja di kapal perang AS di Selat Homuz.

Negara-negara Ini Punya Pasukan yang Berjaga di Selat Hormuz


Selain itu, untuk meningkatkan perlindungan dan pengawasan Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb, AS membentuk cincin keamanan maritim internasional yang disebut sebagai Operasi Sentinel. Pengawasan juga dilakukan melalui lalu lintas udara.

3. Inggris

Kejadian Iran menyita kapal minyak berbendera Inggris di selat Hormuz pada 19 Juli 2019 lalu menyebabkan Inggris mengajak negara sekutunya di Eropa untuk membentuk aliansi maritime baru.

Negara-negara Ini Punya Pasukan yang Berjaga di Selat Hormuz


Aliansi ini ditujukan untuk melindungi kapal komersial yang berlayar menggunakan selat ini. Prinsip negara Inggris dan sekutunya adalah penjagaan ini tidak untuk menimbulkan ketegangan namun karena kebebasaan navigasi.

4. Korea Selatan

Pada Juli 2019 lalu, Korea Selatan mengungkapkan rencananya bergabung pasukan maritim pimpinan AS di Timur Tengah. Unit Angkatan laut yang meliputi kapal perusak disiapkan untuk melancarkan rencana tersebut.

Unit ini disiapkan untuk membantu patroli tanker minyak yang melewati Selat Hormuz. Kemudian pada tahun 2020 lalu, militer Korea Selatan melakukan perluasan unit anti-pembajakan ke area sekitar Selat Hormuz.

5. Australia

Australia memutuskan bergabung dengan koalisi negara inisiasi Amerika Serikat yang melindungi kapal tanker minyak dan kapal kargo dari ancaman Iran. Akhir tahun 2019, Australia mengirim pesawat pengintai P-8A Poseidon ke Timur Tengah.

Selanjutnya pada Januari 2020, kapal perang jenis fregat dikerahkan selama enam bulan. Hal ini dilakukan untuk membantu pengamanan Selat Hormuz.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Liburan Praktis ke Korea...
Liburan Praktis ke Korea untuk Menjelajahi Destinasi Populer dan Autentik
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Bus Penuh Penumpang...
Bus Penuh Penumpang Ngebut Masuk Jurang, 40 Orang Tewas
Rekomendasi
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved