Suriah Marah Israel Perbanyak Pemukim Yahudi di Dataran Tinggi Golan

Selasa, 12 Oktober 2021 - 12:55 WIB
loading...
Suriah Marah Israel...
Pemandangan menunjukkan kota Majdal Shams di dekat garis gencatan senjata antara Israel dan Suriah di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, pada 25 Maret 2019. Foto/REUTERS
A A A
DAMASKUS - Suriah mengutuk keputusan Israel menambah jumlah pemukim Israel di bagian Dataran Tinggi Golan. Kantor Berita Arab Suriah (SANA) yang dikelola pemerintah Suriah melaporkan pada Senin (11/10/2021), mengutip sumber resmi di Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Suriah.

Menurut SANA, sumber di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Suriah menyebut pernyataan itu agresif dan menekankan "sifat ekspansionis yang bermusuhan" Israel.

Selain itu, sumber tersebut menambahkan bahwa Israel tidak dapat mengubah status hukum Golan Suriah sebagai wilayah pendudukan Israel.

Baca juga: Lukisan Salvator Mundi Senilai Rp6,5 Triliun Masih Disembunyikan Pangeran Muhammad bin Salman

Sebelumnya pada Senin, Perdana Menteri (PM) Israel Naftali Bennett, berbicara pada surat kabar Makor Rishon di Dataran Tinggi Golan, bahwa Israel bermaksud menggandakan jumlah penduduk dan membangun dua permukiman baru di Dataran Tinggi Golan.

Baca juga: Deretan Wanita yang Pernah dan Masih Jadi Istri Donald Trump, Semuanya Mantan Model

Israel awalnya merebut daerah itu dalam perang 1967 dan mencaploknya pada 1981. Namun, Dewan Keamanan PBB menganggap Dataran Tinggi Golan sebagai bagian dari Suriah.

Baca juga: Akhir Tragis Penjagal Rakyat Palestina Ariel Sharon: Koma 8 Tahun, Membusuk di RS

Pemerintah AS di era Donald Trump mengeluarkan arahan presiden yang mengakui kedaulatan Israel atas wilayah itu pada 2019, tetapi langkah itu dikritik Uni Eropa, Rusia, dan banyak negara lain.

Wilayah ini mencakup dua pertiga bagian barat Dataran Tinggi Golan dan bagian Gunung Hermon yang diduduki Israel.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Berita Terkini
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved