alexametrics

Etnik Asia di Inggris Lebih Rawan Meninggal Dunia Akibat Covid-19

loading...
Etnik Asia di Inggris Lebih Rawan Meninggal Dunia Akibat Covid-19
Nama-nama orang yang meninggal akibat Covid-19 terlihat di makam di Clapton, London, Inggris, 2 Juni. Foto/REUTERS
A+ A-
LONDON - Orang kulit hitam dan Asia di Inggris sekitar 50% lebih rawan meninggal dunia jika terjangkit Covid-19. Hasil studi ini menegaskan kembali laporan sebelumnya yang menyebut sejumlah kelompok minoritas etnik yang lebih berisiko dari virus corona.

Laporan oleh Public Health England (PHE) untuk memeriksa bagaimana penyakit mempengaruhi orang, menunjukkan ada efek tidak proporsional pada minoritas etnik.

Laporan itu muncul saat pejabat hak asasi manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyoroti dampak penyakit pada komunitas di Inggris dan negara lain.



“Tingkat kematian dari Covid-19 lebih tinggi untuk grup etnik kulit hitam dan Asia saat dibandingkan dengan grup etnik kulit putih,” papar laporan PHE.

Menurut laporan itu, etnik Bangladesh dua kali lebih berisiko meninggal dunai dibandingkan kulit putih Inggris.

“Etnik China, India, Pakistan atau Asia lainnya, serta Karibia dan kulit hitam lain, memiliki antara 10 hingga 50% risiko kematian lebih tinggi dibandingkan grup kulit putih,” ungkap laporan PHE. (Baca Juga: Terungkap, China Sempat Tunda Rilis Informasi Virus Corona)

Temuan ini mirip studi sebelumnya oleh Kantor Statistik Nasional Inggris (ONS) yang dirilis bulan lalu, serta laporan lain dari Finlandia untuk Amerika Serikat (AS).

PHE menyatakan kematian yang tidak proporsional pada grup kulit hitam, Asia dan etnik minoritas berbeda dengan apa yang terlihat dalam beberapa tahun terakhir. (Baca Juga: Puluhan Tentara Rusia Jadi Relawan Vaksin Virus Corona)
(sya)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak