Izin Penangkapan Ikan Dibatasi, Nelayan Prancis Ancam Blokade Inggris
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 23:53 WIB
loading...
Nelayan Prancis ancam blokade Inggris. FOTO/BAM Perspectives
A
A
A
PARIS - Nelayan Prancis mengancam akan memblokade arus masuk barang ke Inggris jika pemerintah Inggris tidak memenuhi tuntutan mereka soal izin penangkapan ikan. Seperti dikutip dari Mirror.co.uk, Jumat (8/10), Nelayan dari Prancis utara mengancam akan memblokir pelabuhan Calais dan Channel Tunnel jika kebijakan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson tidak juga berubah.
Ini adalah eskalasi terbaru dari perseteruan sengit atas izin penangkapan ikan setelah Inggris keluar dari Uni Eropa. Mereka memberi tenggat waktu dua pekan pada Pemerintah Inggris untuk mencabut kebijakan pembatasan tersebut.
Baca: Bersitegang dengan Prancis, London Kirim Kapal Patroli ke Selat Inggris
"Inggris punya waktu dua pekan untuk bereaksi dan kemudian kami akan beraksi,” tandas Olivier Lepretre, Kepala Komite Perikanan Prancis Utara. "Jika negosiasi gagal, kami akan menghentikan semua produk Prancis dan Eropa untuk mencapai Inggris, dan kami akan menghentikan semua produk Inggris yang mencapai Eropa,” lanjutnya.
Jika ancaman ini benar-benar dilaksanakan, maka kemungkinan warga Inggris akan kekurangan stok pangan untuk Natal. "Kecuali (kebijakan) Boris mundur, orang Inggris tidak akan memiliki begitu banyak makanan enak untuk dimakan pada Natal ini. Saya harap itu tidak terjadi,” tambah Lepretre.
Ini adalah eskalasi terbaru dari perseteruan sengit atas izin penangkapan ikan setelah Inggris keluar dari Uni Eropa. Mereka memberi tenggat waktu dua pekan pada Pemerintah Inggris untuk mencabut kebijakan pembatasan tersebut.
Baca: Bersitegang dengan Prancis, London Kirim Kapal Patroli ke Selat Inggris
"Inggris punya waktu dua pekan untuk bereaksi dan kemudian kami akan beraksi,” tandas Olivier Lepretre, Kepala Komite Perikanan Prancis Utara. "Jika negosiasi gagal, kami akan menghentikan semua produk Prancis dan Eropa untuk mencapai Inggris, dan kami akan menghentikan semua produk Inggris yang mencapai Eropa,” lanjutnya.
Jika ancaman ini benar-benar dilaksanakan, maka kemungkinan warga Inggris akan kekurangan stok pangan untuk Natal. "Kecuali (kebijakan) Boris mundur, orang Inggris tidak akan memiliki begitu banyak makanan enak untuk dimakan pada Natal ini. Saya harap itu tidak terjadi,” tambah Lepretre.
Lihat Juga :