UPDATE Corona: COVID-19 Telah Menginfeksi 2,5 Juta Orang di Dunia
Rabu, 22 April 2020 - 06:29 WIB
loading...
A
A
A
Di Eropa Spanyol tercatat sebagai negara dengan jumlah kasus infeksi tertinggi, mencapai 204.178 dengan angka kematian mencapai 21.2828 jiwa. Meski jumlah kasus infeksinya tidak setinggi Spanyol yaitu "hanya" 183.957, Italia menjadi negara Eropa dengan angka kematian COVID-19 tertinggi di Eropa yakni mencapai 24.648 jiwa.
Negara Eropa lain seperti Prancis dan Inggris juga cukup tinggi kasus infeksi virus COVID-19. Prancis mencatat 183.050 kasus dengan kematian mencapai 20.796. Inggris melaporkan 129.044 kasus dan 17.337 angka kematian.
Jerman menjadi negara besar Eropa dengan angka kematian paling kecil meski mencatat kasus infeksi cukup tinggi. Angka kematian akibat COVID-19 di Jerman mencapai 5.033 dengan kasus infeksi mencapai 148.291, atau lebih banyak dari Inggris.
Di Indonesia, tren jumlah pasien yang sembuh COVID-19 lebih banyak dari pada jumlah korban meninggal terus bertahan. Tercatat 7.135 kasus infeksi COVID-19 di Indonesia dengan korban meninggal mencapai 616 jiwa dan pasien yang sembuh mencapai 842.
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa semua bukti yang ada menunjukkan bahwa virus Corona baru, COVID-19, berasal dari hewan di China dan tidak rekayasa atau diproduksi di laboratorium.
Negara Eropa lain seperti Prancis dan Inggris juga cukup tinggi kasus infeksi virus COVID-19. Prancis mencatat 183.050 kasus dengan kematian mencapai 20.796. Inggris melaporkan 129.044 kasus dan 17.337 angka kematian.
Jerman menjadi negara besar Eropa dengan angka kematian paling kecil meski mencatat kasus infeksi cukup tinggi. Angka kematian akibat COVID-19 di Jerman mencapai 5.033 dengan kasus infeksi mencapai 148.291, atau lebih banyak dari Inggris.
Di Indonesia, tren jumlah pasien yang sembuh COVID-19 lebih banyak dari pada jumlah korban meninggal terus bertahan. Tercatat 7.135 kasus infeksi COVID-19 di Indonesia dengan korban meninggal mencapai 616 jiwa dan pasien yang sembuh mencapai 842.
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa semua bukti yang ada menunjukkan bahwa virus Corona baru, COVID-19, berasal dari hewan di China dan tidak rekayasa atau diproduksi di laboratorium.
Lihat Juga :