Penyebab Pecahnya Perang Bosnia Serbia yang Tewaskan 100 Ribu Jiwa

Kamis, 07 Oktober 2021 - 03:00 WIB
loading...
Penyebab Pecahnya Perang...
Ilustrasi
A A A
SARAJEVO - Bosnia dan Serbia pernah terlibat perang dahsyat pada kurun 1992-1995. Perang ini berawal dari keruntuhan Yugoslavia pada 1991. Usai keruntuhan Yugoslavia, negara-negara bagian Yugoslavia, seperti Slovenia, Kroasia, dan Macedonia mendeklarasikan diri sebagai negara merdeka.

Pendeklarasian negara bagian Yugoslavia sebagai negara merdeka mendapat penolakan dari Serbia. Serbia tetap menginginkan eksistensi Yugoslavia. Keinginan Serbia tersebut menimbulkan konfik yang berujung pada Perang Bosnia.

Baca: 5 Peristiwa Genosida Paling Kejam Dalam Sejarah Modern

Pada Maret 1992, Bosnia-Herzegovina memproklamirkan kemerdekaannya melalui referendum. Proklamasi Bosnia-Herzegovia mendapat pengakuan internasional. Pada Mei 1992, negara tersebut resmi menjadi anggota PBB. Namun, proklamasi Bosnia mendapat penolakan dari Serbia.

Di bawah pimpinan Rodovan Karadzic dan Slobodan Milasevic, Serbia berusaha menggagalkan pembentukan negara Bosnia. Serbia kemudian mulai melancarkan serangannya dengan memborbadir wilayah Bosnia pada pertengahan 1992. Serbia menyerang kota-kota yang didominasi etnis Bosnia di Bosnia timur, termasuk Zvornik, Foca, dan Visegrad. Kejadian ini digambarkan sebagai upaya pembersihan etnis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
PM Ceko Sebut Uni Eropa...
PM Ceko Sebut Uni Eropa Mengikuti Jejak Kemunduran Kekaisaran Romawi, Ini 3 Alasannya
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Bawa Archie dan Lilibet...
Bawa Archie dan Lilibet ke Inggris, Pangeran Harry Berharap Bisa Bertemu Raja Charles
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Berita Terkini
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Infografis
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Kapal Perang Perusak Berbobot 5 Ribu Ton
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved