Siprus Perpanjang Penahanan Tersangka Pembunuh Bayaran Iran

Rabu, 06 Oktober 2021 - 21:23 WIB
loading...
Siprus Perpanjang Penahanan...
Siprus perpanjang penahanan tersangka pembunuh bayaran Iran. Foto/Ilustrasi
A A A
NICOSIA - Pengadilan Siprus memperpanjang penahanan seorang pria yang dituduh Israel adalah calon pembunuh yang direkrut oleh Iran untuk menyerang pengusaha Israel di pulau itu.

Pria itu ditangkap di Ibu Kota Siprus Nicosia pada 27 September lalu. Polisi mengatakan bahwa ketika dia dicegat, sebuah pistol dengan peredam ditemukan di kendaraan sewaannya.

Israel mengatakan itu adalah insiden teroris yang diarahkan oleh Iran terhadap orang Israel di pulau itu. Tuduhan ini dibantah oleh Kedutaan Iran di Nicosia menyebutnya sebagai tidak berdasar.

Polisi bungkam soal insiden tersebut. Tersangka dibawa ke pengadilan distrik di Nicosia pada hari Rabu (6/10/2021), di mana perintah untuk menahannya diperpanjang hingga Senin.

Baca juga: Mossad Cari Tentara Israel yang Ditangkap di Lebanon 35 Tahun Silam

Tersangka belum didakwa dan para pejabat belum mengidentifikasi pelaku, selain menggambarkannya sebagai sosok dari etnis Azeri dengan paspor Rusia.

"Investigasi berjalan dengan cepat," kata juru bicara polisi Christos Andreou kepada TV pemerintah seperti dikutip dari Reuters.

Dia menolak mengomentari klaim Israel, mengutip penyelidikan yang sedang berlangsung.

Proses pengadilan hari Rabu ini diadakan di depan kamera untuk alasan keamanan. Sebuah konvoi kendaraan, termasuk SUV tanpa tanda yang dikawal polisi dengan sepeda motor, tiba di kompleks bangunan kolonial pada Rabu pagi.

Baca juga: Ketegangan Meningkat, Azerbaijan Tutup Kantor Perwakilan Khamenei di Baku

Harian resmi Siprus Phileleftheros mengatakan tersangka, yang diperkirakan tiba di Siprus 20 hari sebelum penangkapannya, tidak bersikap koperatif dengan polisi.

Pada hari Selasa tersangka menunjukkan kepada polisi di mana dia menyewa dua mobil, dari kota resor Ayia Napa di tenggara pulau.

"Polisi belum melacak di mana tersangka tinggal sebelum penangkapannya," kata surat kabar itu. Pihak berwenang yakin dia mungkin telah tinggal di wilayah utara yang dikuasai Turki dari pulau yang terbagi secara etnis.

Baca juga: Iran Akan Punya Bom Nuklir, Bos Intelijen Israel: Masih Jauh
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Biaya Pernikahan Jennifer...
Biaya Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Tembus Rp6 Miliar
Berita Terkini
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved