Iran Akan Punya Bom Nuklir, Bos Intelijen Israel: Masih Jauh

Minggu, 03 Oktober 2021 - 17:27 WIB
loading...
Iran Akan Punya Bom...
Pejabat intelijen Israel meragukan kemungkinan Iran mempunyai bom nuklir dalam waktu dekat. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
TEL AVIV - Pejabat tinggi intelijen militer Israel secara terbuka meragukan kemukinan Iran memiliki bom nuklir dalam waktu dekat. Menurutnya, Teheran sama sekali tidak mencapai tingkat uranium yang diperkaya yang memungkinkannya membuat senjata nuklir.

Mayor Jenderal Tamir Hayman, yang menjabat sebagai kepala Direktorat Intelijen Militer Israel, mengakui jika jumlah uranium yang diperkaya oleh Iran cukup mengganggu. Namun itu belum bisa untuk membuat bom nuklir.

“Ada jumlah (uranium) yang diperkaya dalam volume yang belum pernah kita lihat sebelumnya dan itu mengganggu,” kata Haymen.

Menurutnya Israel tidak melihat kemajuan dalam proyek nuklir Iran, tidak dalam proyek senjata, di bidang keuangan, tidak di sektor lain mana pun.

Baca juga: Hebat, Aljazair Kejar dan Kepung Kapal Selam Israel hingga Nongol ke Permukaan

"Jadi jangka waktu yang masih tersisa dua tahun itu tidak berubah. Karena bahkan dari saat Anda breakout, masih ada jalan panjang sebelum (membuat) bom (nuklir)," lanjutnya.

“Sepengetahuan kami, arahan tidak berubah dan mereka tidak menuju terobosan. Mereka tidak sedang menuju bom sekarang: Mungkin di masa depan yang jauh,” cetusnya seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (3/10/2021).

Pejabat itu menduga Iran memiliki tiga opsi nuklir: melanjutkan kepatuhan terhadap perjanjian nuklir 2015, mendorong kesepakatan yang lebih baik, atau, sederhananya, lakukan pemberontakan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang akan mencakup pengayaan uranium dan pengembangan senjata.

“Mari kita setujui fakta bahwa hal yang benar untuk dilakukan adalah membawa Iran ke arah yang kita inginkan di sisi diplomasi: upaya kesepakatan yang lebih baik,” saran pejabat Israel itu.

Baca juga: Iran: Perang dengan Israel Sudah Dimulai!

Sementara Hayman mengklaim bahwa Iran dapat memiliki senjata nuklir "di masa depan yang jauh," Teheran telah berulang kali menyatakan bahwa mereka tidak berniat membuat senjata nuklir. Kepemimpinan masa lalu di negara itu menunjukkan bahwa itu tidak sejalan dengan hukum Iran.

Klaim Hayman ini tidak sejalan dengan narasi Israel yang tidak berdasar bahwa Iran sedang mempersiapkan persenjataan nuklirnya, dengan Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz baru-baru ini menyatakan selama wawancara bahwa tetangga regional Israel hanya beberapa bulan lagi untuk dapat memproduksi bom nuklir.

Tumpukan uranium yang diperkaya yang diklaim Iran telah mencuri berita utama selama beberapa tahun terakhir, setelah AS di bawah mantan Presiden Donald Trump secara sepihak meninggalkan Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA) atau perjanjian nuklir 2015 dan menerapkan kembali sanksi yang sebelumnya dicabut oleh perjanjian itu di era Obama.

Sejak saat itu, Iran juga telah menjauh dari batasan kesepakatan.

Meskipun upaya telah dilakukan oleh Washington dan Teheran untuk melanjutkan JCPOA, termasuk diskusi Wina yang gagal, dorongan baru telah muncul dari pemerintahan Biden dan dari Presiden Iran yang baru terpilih Ebrahim Raisi. Baru-baru ini, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian mengungkapkan bahwa pembicaraan baru bisa segera dilakukan.

Baca juga: Diancam Dibunuh, Ratusan Warga Tarik Pernyataan Normalisasi dengan Israel
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved