Saksi Mata: AS Buang Mayat Osama bin Laden ke Laut Itu Konyol

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 07:49 WIB
loading...
A A A
"Kemudian wartawan, baik lokal maupun asing, mulai berdatangan. Ini diikuti dengan pernyataan dan ucapan selamat dari [Presiden AS saat itu Barack] Obama atas pembunuhan kepala organisasi teroris paling berbahaya di dunia. Fakta bahwamayatnya dibuang ke laut itu bodoh dan konyol," lanjut Harun.

AS menamai operasi untuk melenyapkan Osama bin Laden sebagai Operation Neptune Spear.

Sejak akhir 1990-an, Osama bin Laden bersembunyi di Afghanistan dengan dukungan dari Taliban, yang menguasai sebagian negara itu.

Setelah serangan teror 11 September 2001 atau 9/11 di World Trade Center (WTC) di New York dan gedung Pentagon di Washington, yang merenggut nyawa hampir 3.000 orang Amerika, Amerika Serikat menuntut ekstradisi Osama bin Laden dari Afghanistan.

Baca juga: Pangeran Arab Saudi: Syariat Islam Versi Taliban Bukan Interpretasi Wahhabi

Penolakan Taliban untuk mengekstradisi teroris itu mendorong intervensi militer AS selama hampir 20 tahun di negara itu.

Namun, Osama bin Laden berhasil lolos dari penangkapan setelah rezim Taliban di Afghanistan digulingkan oleh AS dan sekutunya.

Selama beberapa tahun, pemimpin al-Qaeda terus aktif secara politik, terus-menerus muncul di televisi dan membuat ancaman baru, sementara lokasinya tetap tidak diketahui.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Nah, Militer AS Tak...
Nah, Militer AS Tak Bisa Lindungi 50.000 Tentara di Timur Tengah dari Serangan Iran
Rekomendasi
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved