China Bangun Pusat Karantina Canggih Seluas 46 Lapangan Sepak Bola

Rabu, 29 September 2021 - 15:06 WIB
loading...
A A A
Mereka menghadapi pekerjaan berat di depan. Kompleks ini dirancang sebagai gelembung untuk diisolasi dari bagian kota lainnya - yang berarti tidak hanya pelancong, tetapi juga pekerja akan ditempatkan di bawah penguncian yang efektif. Staf medis akan bekerja selama 28 hari di fasilitas itu, menjalani karantina sendiri selama seminggu, dan dua minggu karantina rumah lagi sebelum mereka diizinkan pergi ke luar, kata seorang pejabat kepada surat kabar Guangzhou Daily.

Langkah China untuk memperketat tindakan karantina bagi kedatangan dari luar negeri muncul ketika daftar negara yang terusmembuka diri bertambah. Pekan lalu, Amerika Serikat (AS) mengumumkan akan melonggarkan pembatasan perjalanan pada semua pengunjung asing yang divaksinasi penuh mulai November.

Tetapi di media sosial China, seruan bagi pihak berwenang untuk memperpanjang karantina bagi kedatangan di luar negeri semakin meningkat. Banyak yang menyalahkan pelancong China yang kembali dari luar negeri membawa virus ke China, terutama setelah wabah terbaru di provinsi selatan Fujian.

Langkah China melakukan karantina yang lebih ketat terjadi meskipun negara itu membuat langkah besar dalam upaya vaksinasinya. Awal bulan ini, para pejabat mengumumkan bahwa 1 miliar orang telah sepenuhnya diinokulasi dengan vaksin buatan dalam negeri, terhitung 71% dari 1,4 miliar penduduk China -- tingkat yang lebih tinggi daripada banyak negara yang telah membuka perbatasan mereka.

Fasilitas karantina baru Guangzhou akan dibuka tepat pada waktunya untuk pameran Impor dan Ekspor China, yang dimulai 15 Oktober. Acara dua tahunan, juga dikenal sebagai Canton Fair, adalah pameran perdagangan terbesar di China, biasanya menarik puluhan ribu perusahaan dari seluruh dunia.

Huang, pakar di Dewan Hubungan Luar Negeri, mengatakan meskipun ukurannya sangat besar, fasilitas itu kemungkinan tidak akan cukup besar untuk menampung semua kedatangan dari luar negeri.

"Pikirkan saja. Satu penerbangan internasional biasanya membawa 300 orang. Mereka semua harus dikarantina dan tinggal setidaknya 21 hari. Itu akan cepat penuh," katanya.

Baca juga: Kelabakan Hadapi COVID-19 Varian Delta, China Lockdown Jutaan Orang
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Pesawat Pengebom B-52...
Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
Jamal Musiala, Mesin...
Jamal Musiala, Mesin Gol Jerman Lahir dari Sepak Bola Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved