Pandemi Covid-19 Tingkatkan Produktivitas Penelitian di Dunia

Selasa, 02 Juni 2020 - 05:30 WIB
loading...
Pandemi Covid-19 Tingkatkan...
Ilustrasi
A A A
PRETORIA - Stephanie Burton, seorang profesor di Biokimia, Genetika dan Mikrobiologi di Universitas Pretoria, Afrika Selatan menuturkan, pandemi Covid-19 berdampak besar pada penelitian akademik dan medis. Burton menyebut, terjadi peningkatan tajam dalam peneltian akademik selama pandemi.

Burton mengatakan, sejumlah besar penelitian telah difokuskan segera pada pandemi itu sendiri, tidak hanya pada pencarian vaksin dan perawatan, tetapi juga tentu saja pada epidemiologi, pemodelan, prediksi, dan aspek sosialnya.

(Baca: Peneliti: Obat Malaria Rekomendasi Trump Bisa Berbahaya untuk Pasien Covid-19 )

"Apa yang telah dilakukan juga tentu saja adalah mengubah cara orang hidup, itu memiliki dampak nyata pada bagaimana orang mengakses tempat kerja mereka, sehingga orang tidak dapat pergi ke fasilitas penelitian, mereka tidak dapat melakukan perjalanan di tempat dengan cara yang sama dan mereka tentu tidak dapat berinteraksi dengan cara yang sama," ucapnya.

"Melihat apa yang telah kita alami sendiri, ada dampak yang sangat besar pada produktivitas dalam aspek-aspek tertentu dari penelitian. Ada banyak program yang telah ditutup dan yang lain, di mana Anda tidak dapat mempertahankan, misalnya sampel biologis, tanaman pengumpulan, populasi hewan, dan sebagainya, sehingga ada beberapa program yang telah ditutup," sambungnya, seperti dilansir Sputnik.

Dia menuturkan, beberapa penelitian ditunda. Misalnya, penelitian tentang musim untuk perubahan iklim, yang telah ditunda ke titik di mana mereka mungkin kehilangan satu atau dua tahun data, sehingga akan ada program semacam itu yang telah ditunda.

(Baca: Peneliti Berburu Hotspot Pandemi Covid-19 untuk Tes Vaksin )

"Telah ada perubahan dalam cara kami menerbitkan hasil penelitian. Sampai sekarang sudah lama dan terkadang berbulan-bulan dari titik artikel yang dikirim ke titik di mana artikel itu diterbitkan, telah berbalik dan orang-orang menggunakan pendekatan yang berbeda, tidak menunggu peer review, tetapi menempatkan apa yang disebut pra-cetak ke database, dan mereka menjadi terbuka untuk umum. Ada pro dan kontra untuk itu, tetapi itu telah menjadi salah satu perubahan," ungkapnya.

Burton mengatakan, para ilmuwan dari berbagai negara di seluruh dunia sekarang lebih bersedia untuk berkolaborasi. Dia mencotohkan bagaimana para penliti berkolaborasi dalam penemuan vaksin dan dalam mengkarakterisasi virus ini.

"Ada berbagi data, berbagi kapasitas, bekerja bersama tentang bagaimana kita menghadapi dampak lain dari virus. Jadi, saya pikir ada dampak yang sangat positif pada cara orang berkolaborasi. Mungkin juga ada sedikit persaingan antar kelompok dan sedikit lebih banyak kerja sama," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
40 Monyet Kabur dari...
40 Monyet Kabur dari Laboratorium Medis di AS, Warga Terancam Infeksi
Demokratis Bukan Lagi...
Demokratis Bukan Lagi Jadi Parameter, Pemilih Global Cenderung Pilih Pemimpin yang Kuat
Keputusan China Akhiri...
Keputusan China Akhiri 'Nol Covid-19' Diduga Picu 1,9 Juta Ekses Kematian
Keterlaluan! Petugas...
Keterlaluan! Petugas Kebersihan Hancurkan 20 Tahun Penelitian Terobosan
Jejak Panjang Pandemi...
Jejak Panjang Pandemi Covid-19: dari Muncul di Wuhan hingga Dinyatakan Berakhir
WHO: Covid-19 Sudah...
WHO: Covid-19 Sudah Berakhir
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Messi Pecahkan Rekor...
Messi Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria di Babak Pertama
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved