Media Korut Labeli AS sebagai Pelanggar HAM Paling Keji

Senin, 27 September 2021 - 21:12 WIB
loading...
Media Korut Labeli AS...
Korean Central News Agency (KCNA), media pemerintah Korea Utara (Korut), melabeli Amerika Serikat (AS) sebagai pelanggar HAM paling keji. Foto/REUTERS
A A A
PYONGYANG - Korean Central News Agency (KCNA), media pemerintah Korea Utara (Korut), melabeli Amerika Serikat (AS) sebagai pelanggar HAM paling keji. KCNA dalam artikelnya mengutip seseorang yang mereka sebut sebagai peneliti urusan internasional.

Dalam laporannya, KCNA mengecam AS sebagai manipulatif dan haus kekuasaan untuk dominasi global dalam hal pelanggaran HAM. Baca juga: Korut Tolak Seruan Korsel Deklarasikan Perang Korea Berakhir

“HAM yang digembar-gemborkan oleh AS hanyalah tipuan untuk dengan mudah mewujudkan ambisi liarnya untuk mendominasi dunia," tulis KCNA, mengutip peneliti yang tidak disebutkan namanya itu.

"AS adalah pelanggar hak asasi manusia paling keji di dunia yang sangat mengganggu perkembangan normal dan damai negara-negara berdaulat dengan dalih HAM,” sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (27/9/2021).

Peneliti tersebut, seperti ditulis KCNA, berpendapat bahwa gerakan munafik AS di bawah jubah HAM harus dihancurkan sebelum AS menyadari dominasi global.

"Tidak heran, AS menyalahgunakan masalah HAM karena memberikan tekanan politik pada negara-negara merdeka anti-imperialis," ujarnya.

Mereka mencatat pelanggaran HAM AS, seperti "blokade" selama beberapa dekade di Kuba, lalu upaya untuk melukai stabilitas politik China yang mengakibatkan kerusakan triliunan dolar bagi rakyat negara itu.

"Sekarang banyak negara dengan tegas menentang lelucon HAM AS karena membatasi perkembangan mereka," imbuhnya. Baca juga: Kim Yo-jong Tegaskan Korut Siap Dialog Antar Korea dengan Syarat

Laporan itu muncul setelah pernyataan Pyongyang bahwa AS harus bertanggung jawab atas pelanggaran HAM berat selama operasi di Afghanistan.

Pada saat itu, Kementerian Luar Negeri Korea Utara menyatakan bahwa misi AS menimbulkan sejumlah kejahatan tidak manusiawi sebelum berakhir dengan pelarian pasukan AS yang tergesa-gesa dari Kabul.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
Nonton Microdrama V+Short...
Nonton Microdrama V+Short Lebih Puas, Upgrade ke VIP Plan Sesuai Kebutuhan!
Berita Terkini
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved