Dubes Prancis: Banyak Waktu dan Tenaga Dicurahkan untuk Kontrak Kapal Selam dengan Australia

Minggu, 26 September 2021 - 20:57 WIB
loading...
A A A
Menurut diplomat senior Prancis, sedari awal Australia juga tidak pernah meminta kapal selam nuklir. Australia, jelasnya, meminta kapal selam bertenaga diesel. Baca juga: Proyek Kapal Selam Batal, Kontraktor Prancis Tetap Kirim Tagihan ke Australia

“Mereka meminta kapal selam diesel. Jadi, kami menyediakan kapal selam diesel seperti yang diinginkan Australia. Saya mempertanyakan apakah kapal selam nuklir adalah sesuatu yang benar-benar mereka butuhkan,” ucapnya.

“Juga, tidak ada pertanyaan soal kapal selam nuklir saat itu. Prancis memiliki armada kapal selam nuklir, jadi kita tahu dasar-dasar tentang kapal selam nuklir. Kami membangun kapal selam nuklir sepertinya sangat lama,” sambungnya.

Dia menambahkan, bahwa alasan lain yang membuat marah Prancis adalah karena Australia adalah salah satu mitra utama Paris. Chambard menyebut, Prancis tidak sembarangan menjual peralatan militer mereka, hanya kepada mitra yang telah dipercayai oleh Paris.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
10 Kapal Selam Terbesar...
10 Kapal Selam Terbesar di Dunia, Paling Banyak Dimiliki Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved