Viral! Wanita Robek-robek Iklan LGBTQ dan Pergaulan Bebas di Kereta New York

Jum'at, 24 September 2021 - 16:52 WIB
loading...
A A A
Banyak iklan itu yang terang-terangan secara seksual atau sugestif, seperti salah satu yang mempromosikan aplikasi menggunakan gambar dua mulut dengan satu lidah terjulur.

Iklan lain menargetkan “setiap lajang panseksual,” sementara yang lain mengacu pada “setiap lajang non-monogami” disertai gambar sekelompok orang bermesraan di bangku.

Iklan lain dalam kampanye terbaru OKCupid mencakup pernyataan yang sangat dipolitisir seperti, "Tidak apa-apa memilih Mr Right berdasarkan seberapa jauh dia condong ke kiri."

Ada juga tulisan, "Tidak apa-apa untuk hanya berkencan dengan seseorang yang pilihan pro."

Iklan itu juga menulis, “Tidak apa-apa untuk memiliki keyakinan yang kuat dan meninggalkannya untuk malam ini.”

Dalam video viral tersebut, wanita yang merobek-robek iklan tersebut berpendapat pesan iklan tersebut adalah bentuk rekayasa sosial.

“Mereka mencoba memecah belah dan menaklukkan kita. Pemerintah menentang kita, dan kalian tidak melihatnya,” ujar dia.

OKCupid telah mempromosikan aplikasinya dengan menawarkan 22 pilihan gender dan 12 orientasi seksual untuk profil pengguna.

Fitur baru yang diperkenalkan pada aplikasi pekan ini juga memungkinkan pengguna menyatakan pandangan pro-aborsi mereka dengan lencana khusus di profil mereka.

Wanita itu juga curhat tentang iklan yang mempromosikan vaksin Covid-19. "Kalian pikir kalian bisa mendapatkan vaksin dan ini akan hilang?" tanya dia. "Itu tidak akan pernah hilang kecuali kita orang-orang mengatakan kita tidak menginginkan ini lagi."

Dia menambahkan bahwa akan lebih masuk akal untuk memiliki "pass lemak" daripada "pass vaksin" karena sebagian besar pasien dengan penyakit serius akibat virus itu mengalami obesitas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Berita Terkini
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved