Viral! Wanita Robek-robek Iklan LGBTQ dan Pergaulan Bebas di Kereta New York

Jum'at, 24 September 2021 - 16:52 WIB
loading...
A A A
“Tapi kita tidak mau malu gendut, kan? Kita tidak ingin malu gendut,” papar dia.

Dia kemudian menargetkan iklan untuk pengecer pakaian Old Navy yang mempromosikan "kesetaraan tubuh" dengan mengatakan, "Ini bukan tentang kesetaraan guys. Ini tentang komunisme.”

Wanita yang merekam omelan itu memberi tahu penumpang lain, “Perhatikan dan pelajari. Seperti itulah keberanian, mengatakan tidak pada propaganda.”

Penumpang laki-laki itu menyetujui, yang membantu meruntuhkan beberapa tanda, setuju, dengan mengatakan, "Mereka datang untuk anak-anak Kalian."

Komentator konservatif memuji wanita itu karena “berdasar luar biasa” dan menolak apa yang mereka lihat sebagai propaganda yang memecah belah. "Seseorang memberi wanita ini mic dan memulai streaming ASAP," seorang komentator tweeted.

Desainer grafis Erika Ann Christensen mengatakan jika wanita itu mendapat masalah karena merusak iklan itu, “Saya akan membayar tagihannya. Selamatkan Amerika.”

Para pengkritik terhadap aksi terhadap kampanye iklan OKCupid menuduhnya melakukan vandalisme dan menghancurkan properti pribadi, menyebutnya "gila".

“Jika dia tidak suka, maka dia harus terlibat untuk mengubah kebijakan, bukan merusak properti,” bantah seorang pengkritik.

Yang lain mengatakan sementara mereka dapat berhubungan dengan pesan wanita itu, metode yang dia pilih untuk mengekspresikan rasa jijiknya dengan agenda 'bangun' mungkin telah melewati batas.

“Saya setuju dengan sentimennya 100%. Saya hanya enggan untuk menghancurkan properti,”papar seorang netizen lain.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Harga Minyak Dunia Mendidih...
Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran
Rekomendasi
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved