Ngemplang Pajak, AS Ciduk Pejabat Perusahaan Gas Rusia

Jum'at, 24 September 2021 - 15:31 WIB
loading...
A A A
Jika terbukti bersalah, ia menghadapi ancaman puluhan tahun penjara atas tuduhan penipuan kawat, penghindaran pajak, membantu mempersiapkan pengembalian pajak palsu, dan kegagalan untuk mengajukan pengembalian pajak.

AS adalah salah satu dari sedikit negara yang mengharuskan warganya untuk mengajukan dan membayar pajak atas pendapatan mereka di seluruh dunia bahkan jika mereka tinggal dan mendapatkan uang mereka di luar negeri atau menghabiskan sepanjang tahun di luar AS. Ini berarti bahwa orang Amerika berpenghasilan tinggi yang bekerja di luar negeri sering kali harus mengajukan dan membayar pajak di AS dan negara tempat tinggal mereka.

Kasus terhadap Gyetvay mirip dengan kasus yang diajukan tahun lalu terhadap miliarder kelahiran Rusia Oleg Tinkoff, yang didakwa tidak membayar pajak atas kekayaan yang diperoleh di luar negeri.

Tinkoff mengantongi banyak uang ketika dia menjual saham di TCS Group Holdings, sebuah perusahaan layanan keuangan digital yang beroperasi di Rusia, pada tahun 2013. Tinkoff tinggal selama beberapa waktu di Amerika Serikat dan memperoleh paspor, yang mewajibkannya untuk membayar pajak AS.

Tinkoff menyerahkan paspor AS-nya pada tahun 2013 tetapi masih berutang "pajak keluar" yang berlaku ketika orang melepaskan kewarganegaraan Amerika mereka.

Baca juga: AS Jadi Destinasi Favorit Pekerja Seks Jepang
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved