AS Jadi Destinasi Favorit Pekerja Seks Jepang

Kamis, 23 September 2021 - 22:15 WIB
loading...
AS Jadi Destinasi Favorit...
Ilustrasi
A A A
TOKYO - Amerika Serikat (AS) menjadi destinasi favorit untuk para pekerja seks Jepang . Hal itu diungkapkan oleh seorang yang berprofesi sebagai "Broker untuk Pekerja Seks Luar Negeri". Pria yang diidentifikasi sebagai “Mr. A” mengatakan, semakin banyak pekerja seks, yang merupakan salah satu profesi tertua di Jepang, yang ingin “berkarir” di luar negeri.

"Lebih banyak gadis yang mencari nafkah dengan Papa-katsu (didukung oleh pelindung pria yang lebih tua), atau mereka yang bekerja dalam perdagangan seks, pergi ke luar negeri untuk bekerja. AS sangat populer sebagai tujuan mereka,” ucapnya, seperti dilansir Japan Today, Rabu (22/9).

Baca: Belasan PSK Pinggir Jalan Cikarang Kocar-kacir Dirazia Satpol PP Bekasi

Menurut seorang “pencari bakat“ untuk pekerja seks, tren wanita untuk terlibat dalam profesi itu di luar Jepang meningkat dari sekitar empat hingga lima tahun yang lalu, dan pandemi Covid-19 telah mempercepat tren ini.

Dalam hal bekerja di China dan negara-negara Asia lainnya, pelancong harus dikarantina selama 14 hari atau lebih. Tetapi untuk AS, jika seseorang dapat memberikan bukti pengujian negatif untuk tes PCR, mereka bisa langsung masuk.

"Selama 20 tahun terakhir, harga yang dikuasai oleh bisnis seks telah dilanda deflasi, yang berarti para gadis harus bekerja lebih lama dan lebih keras untuk memenuhi kuota yang diharapkan, atau menghadapi pemotongan gaji," ujar Mr. A.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved