Tolak Perang, Biden Berjanji Akan Memulai Diplomasi Tanpa Henti

Rabu, 22 September 2021 - 08:28 WIB
loading...
Tolak Perang, Biden...
Presiden AS Joe Biden berpidato di Sidang Umum PBB. Foto/TASS
A A A
NEW YORK - Presiden Joe Biden berjanji kepada PBB bahwa penarikan dari Afghanistan adalah titik balik dalam sejarah kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS) di mana perang tanpa henti akan digantikan oleh diplomasi tanpa henti. Ia juga menjanjikan komitmen baru kepada PBB dan para sekutunya.

“Saat saya berdiri di sini hari ini, untuk pertama kalinya dalam 20 tahun Amerika Serikat tidak berperang. Kami telah membalik halaman," kata Biden dalam pidato pertamanya di Majelis Umum PBB sebagai presiden.

“Semua kekuatan, energi, komitmen, kemauan, dan sumber daya yang tak tertandingi dari bangsa kami sekarang sepenuhnya dan sepenuhnya terfokus pada apa yang ada di depan kita, bukan apa yang ada di belakang,” imbuhnya seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (22/9/2021).

Untuk mendukung pidatonya, Biden berjanji akan memberikan USD11 miliar setahun kepada negara-negara berkembang guna mendukung respons mereka terhadap darurat iklim global.

Biden melakukan debut kepresidenannya hanya beberapa minggu setelah penarikan yang kacau dari Afghanistan, yang secara luas dipandang di antara negara-negara anggota PBB terburu-buru karena alasan politik domestik, dengan sedikit perhatian terhadap warga Afghanistan yang tertinggal untuk menghadapi Taliban.

Baca juga: Biden Batuk Terus-menerus, Gedung Putih Minta Publik Tak Khawatir

Dalam pidatonya, Biden berusaha menempatkan penarikan pasukan itu dalam perspektif sejarah yang lebih luas dan lebih positif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Program Rudal Iran Tak...
Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Iran Bangkit Dua Kali,...
Iran Bangkit Dua Kali, Imbangi Selandia Baru 2-2 di Piala Dunia 2026
Mengapa Pemain Spanyol...
Mengapa Pemain Spanyol Tidak Menyanyikan Lagu Kebangsaan di Piala Dunia 2026?
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Berita Terkini
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved