Taliban Minta Perwakilan di PBB, Picu Perdebatan

Rabu, 22 September 2021 - 07:52 WIB
loading...
Taliban Minta Perwakilan...
Taliban menunjuk juru bicaranya Mohammad Suhail Shaheen sebagai calon perwakilan Afghanistan di PBB. Foto/Reuters
A A A
NEW YORK - Taliban memicu perdebatan di Majelis Umum PBB setelah meminta perwakilan di badan internasional itu. Langkah ini diyakini akan memicu pertempuran diplomatik dengan utusan Afghanistan yang sudah ada sebelumnya.

Afghanistan saat ini di PBB diwakili oleh Ghulam Isaczai, orang yang ditunjuk dari pemerintahan sebelumnya yang runtuh di bawah serangan cepat Taliban bulan lalu. Permintaan oleh Taliban dan Isaczai sekarang sedang dipertimbangkan oleh komite kredensial PBB.

Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric mengungkapkan bahwa Taliban, yang sekarang memerintah Afghanistan, pada awal pekan ini telah menginstruksikan PBB untuk menggantikan Isaczai dengan perwakilan mereka sendiri.

"Sekretaris Jenderal menerima komunikasi dengan kop surat Kementerian Luar Negeri Imarah Islam Afghanistan, tertanggal 20 September 2021, ditandatangani oleh Ameer Khan Muttaqi sebagai Menteri Luar Negeri, meminta untuk berpartisipasi dalam sesi ke-76 Majelis Umum PBB pada 21-27 September 2021," katanya dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari CNN, Rabu (22/9/2021).

Baca juga: Menlu Pakistan Serukan Kekuatan Dunia Cairkan Aset Afghanistan

Menurut surat itu, Isaczai tidak lagi mewakili Afghanistan. Sebaliknya, mereka menyebut Mohammad Suhail Shaheen sebagai calon wakil tetap kelompok militan Islam itu di New York.

"Surat itu juga mencatat bahwa mantan Presiden Mohammed Ashraf Ghani telah digulingkan dan (negara-negara di seluruh dunia) tidak lagi mengakui dia sebagai presiden," menurut pernyataan juru bicara itu.

Pengamat PBB telah mengantisipasi potensi konflik tahun ini atas setidaknya dua kursi di Aula Majelis Umum, kursi Myanmar dan Afghanistan, di mana rezim baru baru-baru ini naik ke tampuk kekuasaan tetapi diplomat yang mewakili pemerintah sebelumnya masih memegang akreditasi PBB.

Sejak Taliban menguasai Afghanistan, Isaczai terus mengadvokasi negaranya, bertemu dengan utusan asing dan bahkan menyerukan Dewan Keamanan PBB untuk menekan Taliban agar membentuk pemerintahan yang lebih demokratis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka
AS Ancam Utusan Palestina...
AS Ancam Utusan Palestina di PBB untuk Mundur dari Pencalonan Ketua Majelis Umum
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved