Pengadilan HAM Eropa Putuskan Rusia Bersalah Atas Pembunuhan Kritikus Putin

Selasa, 21 September 2021 - 19:25 WIB
loading...
Pengadilan HAM Eropa...
Pengadilan HAM Eropa memutuskan Rusia bersalah atas pembunuhan kritikus Presiden Vladimir Putin Alexander Litvinenko. Foto/Daily Express
A A A
STRASBOURG - Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa atau ECHR memutuskan bahwa Rusia bertanggung jawab atas pembunuhan Alexander Litvinenko yang terjadi di Inggris pada tahun 2006.

Litvinenko (43) adalah seorang kritikus vokal terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin yang melarikan diri dari Rusia ke Inggris enam tahun hingga sehari sebelum dia diracun. Ia meninggal setelah minum teh hijau yang dicampur dengan isotop radioaktif langka dan sangat kuat di Millennium Hotel London.

"Rusia bertanggung jawab atas pembunuhan Alexander Litvinenko di Inggris," kata pengadilan dalam sebuah pernyataan tentang keputusannya seperti dikutip dari Al Arabiya, Selasa (21/9/2021).

Pengadilan menemukan bahwa mantan pengawal KGB Andrei Lugovoy dan seorang warga Rusia lainnya, Dmitry Kovtun, bertindak sebagai agen Rusia dalam pembunuhan Litvinenko. Pembunuhan itu terjadi pada tahun 2006 setelah Litvinenko diracuni dengan Polonium 210, sebuah isotop radioaktif langka.

Baca juga: Mahasiswa Umbar Tembakan di Universitas Rusia, 8 Tewas, 6 Luka

"Pengadilan menemukan secara khusus bahwa ada kasus prima facie yang kuat bahwa, dalam meracuni Litvinenko, Lugovoi dan Kovtun telah bertindak sebagai agen Negara Rusia," kata pengadilan Eropa.

"Pengadilan memutuskan, tanpa keraguan, bahwa pembunuhan itu dilakukan oleh Lugovoy dan Kovtun," bunyi putusan itu.

Mereka menambahkan bahwa pembunuhan itu mungkin diarahkan oleh Layanan Keamanan Federal Rusia (FSB), penerus dari KGB era Soviet.

“Operasi yang direncanakan dan kompleks yang melibatkan pengadaan racun mematikan yang langka, pengaturan perjalanan untuk pasangan itu, dan upaya berulang serta berkelanjutan untuk memberikan racun menunjukkan bahwa Litvinenko telah menjadi target operasi,” bunyi putusan itu lagi.

Baca juga: Menlu Rusia: Ukraina Harus Berhenti Mengemis Uang dari Barat Agar Bermartabat

Putusan ECHR juga menyimpulkan bahwa negara Rusia yang harus disalahkan dan bahwa jika orang-orang itu melakukan “operasi jahat”, Moskow akan memiliki informasi untuk membuktikan teori itu.

"Namun, pemerintah tidak melakukan upaya serius untuk memberikan informasi tersebut atau untuk melawan temuan otoritas Inggris," demikian bunyi putusan itu.

Pada tahun 2016 penyelidikan yang dilakukan oleh otoritas Inggris menyimpulkan bahwa Putin mungkin menyetujui operasi intelijen Rusia untuk membunuh Litvinenko.

Namun Rusia selalu membantah terlibat dalam kematian Litvinenko.

Baca juga: Rusia Pamer Robot Tempur Pembunuh Tank dalam Latihan Perang Zapad 2021
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Berita Terkini
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved