Australia: AUKUS Mungkinkan Kami Bantu Jaga Keamanan dan Stabilitas ASEAN

Selasa, 21 September 2021 - 17:07 WIB
loading...
Australia: AUKUS Mungkinkan...
Australia mengatakan, AUKUS memungkinkan Canberra untuk membantu menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan ASEAN. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Australia mengatakan, AUKUS memungkinkan Canberra untuk membantu menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan ASEAN . AUKUS adalah sebuah “aliansi” yang dibentuk Australia, Amerika Serikat (AS), dan Inggris pekan lalu.

Duta Besar Australia untuk ASEAN, Will Nankervis menuturkan, sebagai Mitra Dialog ASEAN yang tertua, Australia memiliki komitmen sebagai pendukung sentralitas ASEAN.

Australia, jelasnya, mendukung kawasan yang terbuka, inklusif dan sejahtera dengan ASEAN sebagai pusatnya, konsisten dengan tujuan dan prinsip ASEAN Outlook mengenai Indo-Pasifik. Baca juga: China atau Aliansi AUKUS? Pakar: Indonesia Harus Pertimbangkan Ancaman Lebih Besar

Dia menuturkan, komitmen Australia terhadap sentralitas ASEAN tetap teguh seperti sebelumnya menyusul pengumuman bahwa pembentukan kemitraan keamanan yang ditingkatkan antara Australia, Inggris dan AS. Dimana, paparnya, kemitraan ini akan memungkinkan kami untuk berbagi teknologi dan kemampuan dengan lebih baik dan menegaskan ini bukan aliansi atau pakta pertahanan.

“Dalam lingkungan strategis yang berubah dengan cepat, partisipasi Australia dalam AUKUS akan memperkuat kemampuan kami untuk bekerja dengan mitra regional dalam mendukung stabilitas dan keamanan regional, dalam kerangka kerja berbasis aturan di mana kemakmuran bersama kita dibangun,” ucapnya, dalam sebuah pernyataan tertulis yang diterima Sindonews pada Selasa (21/9/2021).

“Perjanjian baru ini tidak mengubah komitmen Australia terhadap ASEAN maupun dukungan berkelanjutan kami untuk arsitektur regional yang dipimpin ASEAN. Kami berkomitmen untuk terus mendorong kawasan yang damai dan aman dengan ASEAN sebagai pusatnya, dan untuk melengkapi dan memperkuat rancangan yang telah ada, yang dipimpin oleh ASEAN,” sambungnya.

Nankervis mengatakan, sebagai negara dengan tiga samudra yang bergantung pada perdagangan internasional lintas laut, kapabilitas Angkatan Laut sangat penting bagi Australia. Untuk inisiatif pertama di bawah kemitraan AUKUS, ujarnya, Australia akan membangun armada kapal selam bertenaga nuklir, memanfaatkan keahlian dari AS dan Inggris.

“Walaupun kapal selam ini akan bertenaga nuklir, mereka tidak akan membawa senjata nuklir. Australia tidak sedang dan tidak akan mencari senjata semacam itu. Kami juga tidak berusaha membangun kemampuan nuklir sipil,” imbuhnya. Baca juga: PM Morrison Telepon Jokowi: Australia Tak Bersenjata Nuklir
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved