China atau Aliansi AUKUS? Pakar: Indonesia Harus Pertimbangkan Ancaman Lebih Besar

Selasa, 21 September 2021 - 12:26 WIB
loading...
China atau Aliansi AUKUS?...
Pasukan Indonesia beraksi dalam parade militer untuk perayaan HUT ke-74 TNI di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, 5 Oktober 2019. Foto/REUTERS/Willy Kurniawan
A A A
JAKARTA - Indonesia dan Malaysia sudah menyuarakan kekhawatiran pecahnya perlombaan senjata di kawasan Indo-Pasifik setelah Amerika Serikat (AS), Inggris dan Australia membentuk aliansi AUKUS. Aliansi ini dibentuk dengan dalih ada ancaman yang tumbuh dari China .

Di pihak Barat, Prancis juga dibuat jengkel dengan pembentukan aliansi AUKUS. Sebab, kesepakatan dalam aliansi itu mencakup berbagi teknologi kapal selam bertenaga nuklir yang otomatis menghancurkan kontrak pembuatan kapal selam bertenaga diesel Paris untuk Canberra.

Baca juga: Pakar Top China: Australia Tak Berotak Sekarang Jadi Target Perang Nuklir

Suara keprihatinan Indonesia dan Malaysia atas pembentukan aliansi AUKUS mendapat sorotan pakar internasional karena keduanya dianggap dua anggota kunci ASEAN.

Kewaspadaan di pihak ASEAN penting, terutama karena Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison pekan lalu menggembar-gemborkan pengaturan yang diperlukan untuk stabilitas Indo-Pasifik dan menyebutkan keinginan untuk bekerja dengan blok 10 negara dari negara-negara Asia Tenggara tersebut.

Indonesia dan Malaysia sama-sama memiliki perselisihan dengan kapal-kapal China di Laut China Selatan, wilayah yang luas di mana Beijing telah membuat klaim besar atas sumber daya hidrokarbon dan perikanan.

ASEAN telah berusaha untuk menyeimbangkan hubungan antara ekonomi terbesar dunia, mengandalkan senjata AS untuk menjaga Beijing dari membangun hegemoni regional bahkan ketika mereka menjadi lebih bergantung pada China untuk pertumbuhan ekonomi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
5 Kemenangan Terbesar...
5 Kemenangan Terbesar Spanyol di Piala Dunia: Arab Saudi Ikut Jadi Korban
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs China: 38 Tahun Tanpa Kemenangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved