Australia Berencana Sewa Kapal Selam dari AS atau Inggris
Minggu, 19 September 2021 - 14:57 WIB
loading...
Menhan Australia, Peter Dutton mengaku Canberra mungkin menyewa kapal selam dari AS atau Inggris, sambil menunggu kapal selam nuklir mereka rampung dibangun. Foto/REUTERS
A
A
A
CANBERRA - Australia mengaku dapat memilih untuk menyewa atau membeli kapal selam dari Amerika Serikat (AS) atau Inggris untuk sementara waktu, sambil menunggu kapal selam nuklir mereka rampung dibangun. Australia akan membangun armada kapal selam nuklir mereka, di bantu AS dan Inggris, di bawah pakta pertahanan baru.
Berbicara saat melakukan wawancara dengan Sky News, Menteri Pertahanan Australia, Peter Dutton ditanya apakah penyewaan kapal selam nuklir adalah kemungkinan untuk Canberra. Dutton mengatakan jawabanya adalah iya.
Dia menggarisbawahi bahwa diskusi yang relevan akan berlangsung dalam 12 hingga 18 bulan ke depan. Baca juga: Kisruh Proyek Kapal Selam, Prancis Tak Percaya Australia dalam Perundingan Dagang
“Pembicaraan bahwa Anda dapat membeli kapal selam bertenaga nuklir dan langsung mendapatkannya, tentu saja, tidak akurat atau benar,” kata Dutton, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (19/9/2021).
“Saya sudah bertemu dengan sejumlah rekan saya di sini dari sekretaris ke bawah dalam hal mereka yang membuat keputusan dan kami juga akan berdiskusi lebih lanjut dengan Inggris,” sambungnya.
Berbicara saat melakukan wawancara dengan Sky News, Menteri Pertahanan Australia, Peter Dutton ditanya apakah penyewaan kapal selam nuklir adalah kemungkinan untuk Canberra. Dutton mengatakan jawabanya adalah iya.
Dia menggarisbawahi bahwa diskusi yang relevan akan berlangsung dalam 12 hingga 18 bulan ke depan. Baca juga: Kisruh Proyek Kapal Selam, Prancis Tak Percaya Australia dalam Perundingan Dagang
“Pembicaraan bahwa Anda dapat membeli kapal selam bertenaga nuklir dan langsung mendapatkannya, tentu saja, tidak akurat atau benar,” kata Dutton, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (19/9/2021).
“Saya sudah bertemu dengan sejumlah rekan saya di sini dari sekretaris ke bawah dalam hal mereka yang membuat keputusan dan kami juga akan berdiskusi lebih lanjut dengan Inggris,” sambungnya.
Lihat Juga :