Wanita Hamil AS yang Dipukuli Taliban Melarikan Diri dari Afghanistan

Sabtu, 18 September 2021 - 14:56 WIB
loading...
A A A
Sebuah pernyataan dari kantor Issa mengatakan anggota Kongres itu telah berhasil memfasilitasi keberangkatan Nasria dari Afghanistan. Namun, rinciannya tidak jelas dan tidak segera diketahui bagaimana Nasria pergi atau di mana tujuan terdekatnya.

Issa pertama kali mengetahui tentang Nasria dari teman-temannya yang telah menghubungi kantornya. Anggota Kongres tersebut dan stafnya segera menjalin komunikasi di dalam Afghanistan untuk bekerja atas namanya.

"Pekerjaan berminggu-minggu dan koordinasi berjam-jam terbayar," tulis Issa dalam pernyataannya, seperti dilansir Fox News, Sabtu (18/9/2021).

Baca juga: Ribut dengan China, Australia Pernah Nyatakan Perang dengan Burung dan Kalah

Awal pekan ini, Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengatakan sekitar 100 warga AS masih tertinggal di Afghanistan dan ingin pergi, tetapi organisasi penyelamat dan lainnya mengeklaim jumlahnya mungkin lebih tinggi.

Pada hari Rabu, Issa mengumumkan bahwa pasangan lanjut usia dari California, keduanya berusia 80-an tahun, kembali ke rumah setelah meninggalkan Afghanistan menyusul upaya evakuasi atas nama mereka.
(min)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3407 seconds (10.55#12.26)