Tersiksa Lockdown, Napi Kabur 29 Tahun Balik Lagi ke Penjara

Jum'at, 17 September 2021 - 09:56 WIB
loading...
A A A
Tapi sejak itu, komunitas Northern Beaches, Sydney, telah merangkul pria itu, dengan menggalang dana melalui situs GoFundMe. Masyarakat menilai Desic layak mendapatkan kesempatan kedua dalam hidupnya.

Sejauh ini, aksi penggalangan dana telah terkumpul lebih dari 14.000 dollar.

“Bayangkan menghabiskan 30 tahun dalam pelarian, dalam mode bertahan hidup...kehidupan seperti apa yang akan terjadi," bunyi keterangan tertulis di situs penggalangan dana tersebut, seperti dikutip news.com.au, Jumat (17/9/2021).

“Kami menganjurkan untuk mengumpulkan dana untuk mendapatkan pengacara kriminal dan membuatnya kembali berdiri. Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua," lanjut keterangan tertulis tersebut.

“Sepertinya dia adalah pelanggar kecil dan hukumnya lebih keras saat itu untuk orang yang menanam pot [ganja].”

Halaman GoFundMe menekankan bahwa Desic telah jauh dari masalah sejak melarikan diri. “Dia juga telah membantu komunitas kami dan menjadi orang yang baik,” imbuh keterangan tertulis di halaman penggalangan dana itu.

“Ingat dia telah berada di komunitas kami selama 30 tahun dan akhirnya menjadi tunawisma di pantai kami di Avalon. Dia tidak pernah menyakiti siapa pun. Dia ada di penjara sekarang.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Helikopter Perusahaan...
Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Rekomendasi
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
6 Alasan Ribuan Narapidana...
6 Alasan Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved