Jenderal Tertinggi AS Kontak China, Trump Sebut Pengkhianatan

Kamis, 16 September 2021 - 00:01 WIB
loading...
A A A
Buku baru itu mengungkapkan bahwa Milley mengadakan "pertemuan rahasia" di Pentagon untuk membatasi kemampuan Trump untuk menyerang secara militer, memberi tahu petugas yang bertanggung jawab atas Pusat Komando Militer Nasional untuk tidak menerima perintah dari siapa pun kecuali mereka berkonsultasi dulu dengannya.

Baca juga: Jenderal Top AS: Perang dengan Rusia dan China Akan Hancurkan Dunia

Pertemuan itu terjadi dua hari setelah kerusuhan di Gedung Capitol AS, dan sang jenderal diduga khawatir seorang presiden yang tidak terpengaruh bahkan akan mempertimbangkan serangan nuklir ke China.

"Tidak peduli apa yang Anda diberitahu, Anda menjalankan prosedur," kata Milley kepada para jenderal AS lainnya dalam pertemuan itu. "Anda melakukan prosesnya, dan saya adalah bagian dari proses itu."

Jenderal Milley dilaporkan menelepon rekannya dari China untuk menawarkan janji rahasia bahwa dia akan memberikan peringatan dini atas serangan apa pun, dan dia mengarahkan pejabat intelijen untuk memata-matai Gedung Putih.

Buku itu menggambarkan Jenderal Milley sebagai pahlawan yang menyelamatkan AS dari Trump, tetapi sebenarnya menunjukkan dia berkolusi dengan CIA, NSA, Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Bunuh Tentara AS, Militer...
Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Rekomendasi
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved