Jenderal Tertinggi AS Kontak China, Trump Sebut Pengkhianatan

Kamis, 16 September 2021 - 00:01 WIB
loading...
A A A
Trump mengatakan cerita dalam buku itu merupakan "berita palsu". "Dibuat oleh seorang jenderal yang lemah dan tidak efektif bersama dengan dua penulis yang saya tolak untuk diwawancarai karena mereka menulis fiksi, bukan fakta," katanya.

Dia menambahkan bahwa tindakan harus segera diambil terhadap Milley. "Jenderal yang lebih baik di militer kita—yang kita punya banyak—harus terlibat sehingga bencana Afghanistan lainnya tidak pernah terjadi lagi," ujarnya.

Trump mendapat pujian karena menghancurkan “kekhalifahan” ISIS, yang menurutnya tidak dapat dilakukan oleh Milley. Dia menambahkan bahwa dia juga satu-satunya presiden dalam beberapa dekade yang tidak membawa AS ke dalam perang baru.

"Sebagai catatan, saya bahkan tidak pernah berpikir untuk menyerang China, dan China tahu itu," kata Trump. "Orang-orang yang mengarang cerita itu sakit dan gila, dan orang-orang yang mencetaknya sama buruknya."

Di bawah kepemimpinan Milley, kata Trump, Pentagon membiarkan peralatan militer AS senilai USD85 jatuh ke tangan Taliban. Penarikan yang kacau membuat pasukan Amerika tewas dan terluka, dan warga AS terdampar di Afghanistan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
Houthi Bakal Blokade...
Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?
Rekomendasi
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved