Terungkap, Jenderal AS Telepon China karena Khawatir Trump Umumkan Perang
Rabu, 15 September 2021 - 17:34 WIB
loading...
A
A
A
“Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa Milley telah melampaui otoritasnya dan mengambil kekuatan luar biasa untuk dirinya sendiri,” tulis para penulis.
The Washington Post melaporkan bahwa Milley termotivasi untuk menghubungi Beijing untuk kedua kalinya sebagian karena panggilan telepon pada 8 Januari dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS Nancy Pelosi, yang telah bertanya kepada sang jenderal perlindungan apa yang ada untuk mencegah "presiden yang tidak stabil" meluncurkan nuklir.
"Dia gila. Anda tahu dia gila," kata Pelosi kepada Milley, lapor surat kabar itu, mengutip transkrip panggilan tersebut.
Menurut transkrip panggilan yang dikutip, sang jenderal menjawab: "Saya setuju dengan Anda dalam segala hal."
Baca juga: Armada Kapal Perang China Dilaporkan Berlayar Dekat Alaska, Balas Aksi AS?
Dalam sebuah pernyataan, Trump meragukan cerita itu, menyebutnya dibuat-buat. Dia mengatakan jika cerita itu benar Milley harus diadili karena pengkhianatan.
"Sebagai catatan, saya bahkan tidak pernah berpikir untuk menyerang China," kata Trump.
The Washington Post melaporkan bahwa Milley termotivasi untuk menghubungi Beijing untuk kedua kalinya sebagian karena panggilan telepon pada 8 Januari dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS Nancy Pelosi, yang telah bertanya kepada sang jenderal perlindungan apa yang ada untuk mencegah "presiden yang tidak stabil" meluncurkan nuklir.
"Dia gila. Anda tahu dia gila," kata Pelosi kepada Milley, lapor surat kabar itu, mengutip transkrip panggilan tersebut.
Menurut transkrip panggilan yang dikutip, sang jenderal menjawab: "Saya setuju dengan Anda dalam segala hal."
Baca juga: Armada Kapal Perang China Dilaporkan Berlayar Dekat Alaska, Balas Aksi AS?
Dalam sebuah pernyataan, Trump meragukan cerita itu, menyebutnya dibuat-buat. Dia mengatakan jika cerita itu benar Milley harus diadili karena pengkhianatan.
"Sebagai catatan, saya bahkan tidak pernah berpikir untuk menyerang China," kata Trump.
Lihat Juga :