Terungkap, Jenderal AS Telepon China karena Khawatir Trump Umumkan Perang
Rabu, 15 September 2021 - 17:34 WIB
loading...
A
A
A
Kantor Milley sendiri menolak berkomentar.
Sementara itu senator dari Partai Republik Marco Rubio meminta Presiden Joe Biden untuk segera memecat Milley.
“Saya tidak perlu memberi tahu Anda bahaya yang ditimbulkan oleh perwira militer senior yang membocorkan informasi rahasia tentang operasi militer AS, tetapi saya akan menggarisbawahi bahwa subversi semacam itu merusak kemampuan Presiden untuk bernegosiasi dan memanfaatkan salah satu instrumen kekuatan nasional negara ini dalam interaksinya dengan negara asing,” kata Rubio dalam sebuah surat kepada Biden.
Ditanya tentang laporan Washington Post, Wakil Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre menolak berkomentar dan mengajukan pertanyaan itu kepada Kepala Staf Gabungan dan Departemen Pertahanan.
Trump menunjuk Milley ke jabatan militer teratas pada 2018 tetapi mulai mengkritiknya, serta orang-orang yang ditunjuk dan mantan staf, setelah kalah dalam pemilihan presiden dari Biden pada November 2020.
Baca juga: Trump: Senjata yang Ditinggalkan di Afghanistan Bisa Diotak-atik China dan Rusia
Sementara itu senator dari Partai Republik Marco Rubio meminta Presiden Joe Biden untuk segera memecat Milley.
“Saya tidak perlu memberi tahu Anda bahaya yang ditimbulkan oleh perwira militer senior yang membocorkan informasi rahasia tentang operasi militer AS, tetapi saya akan menggarisbawahi bahwa subversi semacam itu merusak kemampuan Presiden untuk bernegosiasi dan memanfaatkan salah satu instrumen kekuatan nasional negara ini dalam interaksinya dengan negara asing,” kata Rubio dalam sebuah surat kepada Biden.
Ditanya tentang laporan Washington Post, Wakil Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre menolak berkomentar dan mengajukan pertanyaan itu kepada Kepala Staf Gabungan dan Departemen Pertahanan.
Trump menunjuk Milley ke jabatan militer teratas pada 2018 tetapi mulai mengkritiknya, serta orang-orang yang ditunjuk dan mantan staf, setelah kalah dalam pemilihan presiden dari Biden pada November 2020.
Baca juga: Trump: Senjata yang Ditinggalkan di Afghanistan Bisa Diotak-atik China dan Rusia
(ian)
Lihat Juga :