Pria Ini Korban Salah Tangkap, Dikira Bos Mafia yang Lakukan Pengeboman
Rabu, 15 September 2021 - 03:56 WIB
loading...
A
A
A
Mark jadi korban salah tangkap polisi Belanda pada Rabu lalu. Polisi bertindak sebagai respons atas surat perintah kepolisian Italia. Pria Inggris itu ditutup matanya dan dibawa ke penjara dengan keamanan maksimum.
Dia akhirnya dibebaskan pada hari Sabtu, ketika polisi mengakui bahwa mereka telah menangkap orang yang salah.
Van Kleef, pengacara Mark, mengatakan kepada situs berita Belanda, Nos: “Saya akan jatuh dari kursi saya jika ini adalah mafia paling dicari di Italia. Saat dia membuka mulutnya, saya bisa mendengar aksen bahasa Inggris-nya."
“Bayangkan suatu saat Anda sedang makan dan selanjutnya Anda duduk di penjara Belanda dengan keamanan maksimum," ujarnya, seperti dikutip The Mirror, Selasa (14/9/2021).
Diabolik telah menjadi buronan sejak pemboman tahun 1993. Dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dalam sidang secara in absentia pada tahun 2002.
Dia akhirnya dibebaskan pada hari Sabtu, ketika polisi mengakui bahwa mereka telah menangkap orang yang salah.
Van Kleef, pengacara Mark, mengatakan kepada situs berita Belanda, Nos: “Saya akan jatuh dari kursi saya jika ini adalah mafia paling dicari di Italia. Saat dia membuka mulutnya, saya bisa mendengar aksen bahasa Inggris-nya."
“Bayangkan suatu saat Anda sedang makan dan selanjutnya Anda duduk di penjara Belanda dengan keamanan maksimum," ujarnya, seperti dikutip The Mirror, Selasa (14/9/2021).
Diabolik telah menjadi buronan sejak pemboman tahun 1993. Dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dalam sidang secara in absentia pada tahun 2002.
(min)
Lihat Juga :