Taliban Akan Hapus Mata Pelajaran yang Bertentangan dengan Syariah Islam
Rabu, 15 September 2021 - 03:36 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, para mahasiswa mempertanyakan tentang keadaan pendidikan di Afghanistan saat ini.
Abdul Rahim, seorang mahasiswa mengatakan bahwa dia khawatir tentang masa depannya, guru dan mahasiswa tidak hadir di universitas.
Selanjutnya, siswa dari kedua jenis kelamin tidak lagi diizinkan untuk belajar bersama satu sama lain.
Sebelumnya, pemimpin Taliban; Hibatullah Akhundzada, mengatakan bahwa di masa depan, semua masalah pemerintahan dan kehidupan di Afghanistan akan diatur oleh hukum "Syariah Suci".
Syariah Islam adalah hukum agama yang membentuk bagian dari tradisi Islam. Hukum itu berasal dari Al-Qur'an dan bertindak sebagai kode untuk hidup yang harus dipatuhi oleh semua Muslim termasuk salat teratur, puasa yang ketat dan menyumbang kepada orang miskin.
Abdul Rahim, seorang mahasiswa mengatakan bahwa dia khawatir tentang masa depannya, guru dan mahasiswa tidak hadir di universitas.
Selanjutnya, siswa dari kedua jenis kelamin tidak lagi diizinkan untuk belajar bersama satu sama lain.
Sebelumnya, pemimpin Taliban; Hibatullah Akhundzada, mengatakan bahwa di masa depan, semua masalah pemerintahan dan kehidupan di Afghanistan akan diatur oleh hukum "Syariah Suci".
Syariah Islam adalah hukum agama yang membentuk bagian dari tradisi Islam. Hukum itu berasal dari Al-Qur'an dan bertindak sebagai kode untuk hidup yang harus dipatuhi oleh semua Muslim termasuk salat teratur, puasa yang ketat dan menyumbang kepada orang miskin.
(min)
Lihat Juga :