Taliban Akan Hapus Mata Pelajaran yang Bertentangan dengan Syariah Islam

Rabu, 15 September 2021 - 03:36 WIB
loading...
Taliban Akan Hapus Mata...
Pasukan Taliban melakukan parade setelah merebut Ibu Kota Afghanistan, Kabul. Penguasa baru ini akan menghapus setiap mata pelajaran yang bertentangan dengan Syariah Islam dari setiap universitas. Foto/REUTERS
A A A
KABUL - Taliban , pemerintah yang berkuasa di Afghanistan , akan menghapus setiap mata pelajaran di universitas jika bertentangan dengan Syariah Islam versi mereka. Hal itu disampaikan pelaksana tugas (Plt) Menteri Pendidikan Tinggi Syaikh Abdul Baqi Haqqani.

Kementerian Pendidikan Tinggi Afghanistan juga mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan program untuk mengirim pelajar ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Baca juga: Jenderal Top AS: Perang dengan Rusia dan China Akan Hancurkan Dunia

"Setiap mata pelajaran yang bertentangan dengan Syariah Islam akan dihapus," kata Haqqani dalam konferensi pers, yang dilansir dari TOLO News, Selasa (14/9/2021).

Haqqani menyebutkan bahwa kelas campuran antara perempuan dan laki-laki tidak dapat diterima dan beberapa perubahan akan dibawa ke kurikulum.

Seminggu yang lalu, universitas swasta dan lembaga pendidikan tinggi lainnya dibuka kembali tetapi kelasnya dibagi berdasarkan jenis kelamin.

Baca juga: Barat Tuding Taliban Rekrut Mata-mata Siber China untuk Intai Warga Afghanistan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Profil Pendidikan Sudaryono,...
Profil Pendidikan Sudaryono, Anak Petani yang Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved