Bos Mata-Mata AS Akui Ancaman Teror Terbesar Bukan dari Afghanistan
Selasa, 14 September 2021 - 11:07 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun pejabat intelijen AS terus mengawasi perkembangan yang terjadi di Afghanistan, Haines mengakui selama acara tersebut bahwa ancaman teror yang lebih besar sebenarnya muncul di negara-negara seperti Somalia, Yaman, Suriah dan Irak.
Baca juga: Dunia Sambut Seruan PBB untuk Bantu Afghanistan
"Dalam hal tanah air, ancaman sekarang dari kelompok teroris, kami tidak memprioritaskan di daftar teratas Afghanistan," ujar Haines kepada peserta acara.
Dia menjelaskan, "Apa yang kita lihat adalah Yaman, Somalia, Suriah, dan Irak untuk (ISIS). Dan di situlah kami melihat ancaman terbesar."
Saat keluar dari Kabul, 13 tentara AS terbunuh oleh bom bunuh diri yang kemudian diklaim ISIS-K, kelompok cabang dari ISIS.
Haines kemudian menindaklanjuti pernyataannya dengan menggarisbawahi bahwa badan-badan intelijen masih menempatkan "fokus besar" pada potensi kebangkitan kelompok teroris di Afghanistan.
Baca juga: Dunia Sambut Seruan PBB untuk Bantu Afghanistan
"Dalam hal tanah air, ancaman sekarang dari kelompok teroris, kami tidak memprioritaskan di daftar teratas Afghanistan," ujar Haines kepada peserta acara.
Dia menjelaskan, "Apa yang kita lihat adalah Yaman, Somalia, Suriah, dan Irak untuk (ISIS). Dan di situlah kami melihat ancaman terbesar."
Saat keluar dari Kabul, 13 tentara AS terbunuh oleh bom bunuh diri yang kemudian diklaim ISIS-K, kelompok cabang dari ISIS.
Haines kemudian menindaklanjuti pernyataannya dengan menggarisbawahi bahwa badan-badan intelijen masih menempatkan "fokus besar" pada potensi kebangkitan kelompok teroris di Afghanistan.
Lihat Juga :