Bos Mata-Mata AS Akui Ancaman Teror Terbesar Bukan dari Afghanistan
Selasa, 14 September 2021 - 11:07 WIB
loading...
A
A
A
"Pengumpulan intelijen kami berkurang (di Afghanistan) dan itu adalah sesuatu yang harus kami persiapkan dan yang telah kami persiapkan, sejujurnya, cukup lama," ujar dia.
Dia mengakui penarikan pasukan dan pengambilalihan cepat oleh Taliban telah membuat operasi kontraterorisme agak lebih menantang.
Mengalihkan perhatian ke terorisme domestik juga, Haines lebih lanjut menunjukkan hal-hal seperti itu adalah ancaman yang berkembang dan mengkhawatirkan bagi para pejabat.
Komentar Haines muncul setelah pernyataan dari Jenderal AS Mark Milley, yang baru-baru ini memperingatkan "kemungkinan" perang saudara di Afghanistan dapat mengarah pada "pembentukan kembali al-Qaeda."
Membunyikan alarm, Milley berspekulasi pertikaian semacam itu di wilayah tersebut dapat terjadi "dalam 12, 24, 36 bulan."
Dia mengakui penarikan pasukan dan pengambilalihan cepat oleh Taliban telah membuat operasi kontraterorisme agak lebih menantang.
Mengalihkan perhatian ke terorisme domestik juga, Haines lebih lanjut menunjukkan hal-hal seperti itu adalah ancaman yang berkembang dan mengkhawatirkan bagi para pejabat.
Komentar Haines muncul setelah pernyataan dari Jenderal AS Mark Milley, yang baru-baru ini memperingatkan "kemungkinan" perang saudara di Afghanistan dapat mengarah pada "pembentukan kembali al-Qaeda."
Membunyikan alarm, Milley berspekulasi pertikaian semacam itu di wilayah tersebut dapat terjadi "dalam 12, 24, 36 bulan."
(sya)
Lihat Juga :