Kisah Pilot Jet Tempur AS Batalkan Misi Bunuh Diri Lawan Serangan 9/11

Senin, 13 September 2021 - 15:33 WIB
loading...
Kisah Pilot Jet Tempur...
Menara kembar World Trade Center, New York, Amerika Serikat, saat diserang pesawat United Airlines yang dibajak kelompok teroris 11 September 2001. Foto/REUTERS/Sean Adair
A A A
WASHINGTON - Seorang pilot jet tempur Amerika Serikat (AS) pernah berniat menabrak salah satu pesawat komersial yang dibajak para teroris saat serangan 9/11 dalam sebuah misi bunuh diri 20 tahun lalu. Namun, misi tersebut dia batalkan.

Saat serangan 9/11 atau 11 September 2001 berlangsung, Letnan Angkatan Udara Heather Penney saat itu diberi misi untuk mencegat United Airlines Penerbangan 93 yang dibajak para teroris sebelum mencapai Washington, DC. Pilot pemula jet tempur F-16 itu mengatakan dia yakin dia tidak akan kembali dengan selamat dari misi itu.

Baca juga: Pangeran Faisal: Dokumen Tunjukkan Arab Saudi Tak Terlibat Serangan 9/11

"[Saya ingat] betapa birunya langit hari itu," katanya kepada penyiar ABC News, Live Linsey Davis.

"Ada begitu banyak momen yang saya ingat dengan sangat jelas sehingga saya dapat menyentuh, merasakan, mendengar, mencium setiap detail dari hari itu. Tetapi yang paling mengejutkan saya, karena betapa mahahadirnya sepanjang hari adalah kedalamannya, langit biru cerah."

Pada awalnya, Penney mengatakan tidak segera jelas bahwa sebuah pesawat telah sengaja diterbangkan ke Menara Kembar World Trade Center (WTC). "Ketika pesawat kedua menabrak, saat itulah kami tahu bahwa negara kami sedang diserang," katanya.

Dia pergi untuk mempersenjatai pesawatnya, tetapi tidak ada cukup waktu. Dia dan pilot lain, Marc Sasseville, harus mengudara.

"Kami tidak memiliki rudal. Kami sedang dalam misi bunuh diri. Dan untuk dapat menjatuhkan pesawat apa pun, Sass [Sasseville] akan menabrakkan pesawatnya ke kokpit tempat para teroris berada, untuk menghancurkan kontrol penerbangan," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Langit Brasil, Penyanyi AS dan YouTuber Tewas
Rekomendasi
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Berita Terkini
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Infografis
Ayesha Farooq, Pilot...
Ayesha Farooq, Pilot Jet Tempur Perempuan Pakistan yang Jadi Pahlawan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved