Korut Tembakkan Rudal Jelajah Jarak Jauh di Tengah Ketegangan dengan AS

Senin, 13 September 2021 - 07:09 WIB
loading...
Korut Tembakkan Rudal...
Kim Jong-un, pemimpin Korea Utara, muncul dalam parade militer di Pyongyang pada 9 September untuk menandai 73 tahun berdirinya Korea Utara. Foto/KCNA via REUTERS
A A A
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) menembakkan sejumlah rudal jelajah jarak jauh selama akhir pekan di tengah ketegangan baru dengan Amerika Serikat (AS). Tembakan beberapa misil berbahaya dalam sebuah uji coba senjata itu telah dikonfirmasi media pemerintah, KCNA, Senin (13/9/2021).

Menurut KCNA, militer negara yang dipimpin Kim Jong-un itu menembakkan sejumlah rudal ke sasaran sekitar 1.500 km jauhnya selama latihan dua hari.

Baca juga: Mulai Berubah, Taliban Izinkan Wanita untuk Bersekolah

"Ini perkembangan yang signifikan untuk memiliki sarana pencegahan lain yang efektif untuk menjamin keamanan negara kita dengan lebih andal dan secara kuat menahan manuver militer pasukan musuh," tulis KCNA.

Korea Utara telah menguji coba rudal di masa lalu. Jeda baru-baru ini atas aktivitas militer yang provokatif telah memberi harapan bahwa Kim Jong-un dapat bersedia untuk melanjutkan pembicaraan denuklirisasi.

Tetapi PBB bulan lalu memperingatkan bahwa produksi plutonium di reaktor Yongbyon telah dimulai, menggambarkannya sebagai aktivitas yang sangat meresahkan.

Sekitar waktu yang sama, adik perempuan yang juga penasihat utama Kim Jong-un, Kim Yo-jong, menyerukan penarikan pasukan AS dari semenanjung Korea.

Utusan Presiden AS Joe Biden untuk Korea Utara, Sung Kim, sebelumnya telah mengulangi keinginannya untuk bertemu dengan pihak Pyongyang di mana saja dan kapan saja.

Uji coba rudal terbaru ini dilakukan hanya beberapa hari setelah parade militer besar-besaran di Ibu Kota Korut, Pyongyang, pekan lalu untuk menandai peringatan 75 tahun berdirinya negara itu.

Baca juga: Lebih Kurus dan Energik, Kim Jong-un Curi Perhatian di Parade Militer

Kehadiran Kim Jong-un dengan penampilan yang lebih kurus dan energik telah memicu spekulasi baru tentang kesehatan sang diktator muda.

Bulan lalu, dia terlihat dengan perban dan tanda hitam di bagian belakang kepalanya.

Menurut agen mata-mata Korea Selatan, National Intelligence Service (NIS), pada November 2020, Kim memiliki berat 136kg—yang menjadikannya terlihat sangat gemuk.

Tetapi, kali initubuhnya yang jauh lebih kurus dan membuat para pakar berspekulasi bahwa tampilan baru itu positif atau negatif.

Artinya, itu adalah hasil dari perilaku sehat atau tanda bahwa Kim Jong-un sekali lagi sakit.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Berita Terkini
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved