Penyintas Guantanamo: AS Menyesatkan Saya untuk Bergabung dengan Mujahidin

Sabtu, 11 September 2021 - 22:34 WIB
loading...
Penyintas Guantanamo:...
Penyintas penjara Guantanamo Mohamedou Ould Slahi. Foto/Russia Today
A A A
NOUAKCHOTT - Seorang mantan pejuang Islam yang pergi ke Afghanistan untuk melawan Soviet dan kemudian terjebak dalam Perang Melawan Teror Amerika Serikat (AS). Akibatnya, ia menghabiskan 14 tahun di penjara Guantanamo .

Pada awal 1990-an, Mohamedou Ould Slahi memiliki gagasan romantis untuk mengejar tujuan mulia, ingin mempertaruhkan nyawanya untuk sesuatu yang lebih besar dari dirinya sendiri. Dia melakukan perjalanan dari Jerman ke Afghanistan dengan rencana untuk bergabung dengan Mujahidin. Pada saat itu, kelompok Islamis Afghanistan dipuji sebagai pejuang kemerdekaan yang heroik, seorang 'David' yang telah mengalahkan 'Goliath' dari Uni Soviet yang perkasa dan sedang dalam perjalanan untuk menggulingkan pemerintah komunis di Kabul.

“Arab Saudi, negara-negara Teluk, Jerman, tempat saya tinggal, mendukung Afghanistan. Kami biasa menonton film. Kami biasa menonton berita, dokumenter tentang Afghanistan. Dan saya memutuskan untuk bergabung dengan Mujahidin,” kenang mantan pejuang itu saat berbicara dengan Russia Today di Mauritania.

Kenyataannya, Afghanistan dilanda perang saudara, dengan berbagai faksi berlomba-lomba untuk mendapatkan sumber daya dan kekuatan politik. Kamp pelatihan di mana Slahi berakhir dijalankan oleh al-Qaeda , didirikan hanya beberapa tahun sebelumnya oleh Osama Bin Laden , seorang putra dari keluarga kaya Arab Saudi yang dengan dukungan AS telah bergabung dan membantu membiayai serta mempersenjatai Mujahidin.

Baca juga: Taliban: Tak Ada Bukti Osama bin Laden Dalangi Serangan 9/11 di AS

Slahi mengatakan dia tidak tahu dia berjanji setia kepada organisasi teroris internasional.

“Saya masih sangat muda dan saya sangat salah informasi. Ini adalah mesin propaganda yang sangat besar yang dipimpin oleh AS dan sekutu Barat dan sekutu Arabnya. Mereka memberi saya gambaran yang salah,” kenangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Nah, Tak Ada Agenda...
Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini
Rekomendasi
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Berita Terkini
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved