Terungkap, al-Qaeda Nyaris Serang Israel Besar-besaran usai 9/11 di AS

Sabtu, 04 September 2021 - 16:08 WIB
loading...
Terungkap, al-Qaeda...
Bandara Ben Gurion, Israel. Al-Qaeda pernah berencana menyerang Israel besar-besaran pada Juni 2002, tapi digagalkan intelijen AS. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Seorang mantan agen FBI mengungkap bahwa intelijen Amerika Serikat (AS) berjasa besar dalam menggagalkan serangan al-Qaeda secara besar-besaran di kelab dansa Israel pada 2002 atau setelah serangan 11 September 2001 di AS.

Mantan agen bernama Ali Soufan itu mengatakan informasi tentang plot serangan teroris berskala besar tersebut diperoleh oleh operasi selama interogasi terhadap seorang pria Palestina,Zayn al-Abidin Muhammad Husain, yang ditangkap di Afghanistan. Pria Palestina itu pernah bergabung dengan kelompok Mujahidin di Afghanistan.

Baca juga: Sosok Baradar Calon Pemimpin Afghanistan: Bos al-Qaeda yang Ditakuti, Dijuluki 'Baradar si Jagal'

Soufan, yang dengan agen lain saat itu telah mengikuti al-Qaeda untuk FBI baik sebelum dan setelah serangan 11 September 2001 atau serangan 9/11 di AS.

Soufan telah dikenal sebagai pakar pada berbagai masalah internasional sejak dia berhenti dari jabatannya sebagai agen khusus FBI pada tahun 2005. Dia kerap secara terbuka mengkritik rekan-rekannya di CIA atas kerahasiaan intelijen dan apa yang disebut "teknik interogasi yang ditingkatkan" atau penyiksaan yang ditujukan pada para tahanan di penjara Teluk Guantanamo, Kuba.

Terkait rencana serangan al-Qaeda di Israel, Soufan mengtakan tersangka teroris yang mengungkapkan plot tersebut adalah Zayn al-Abidin Muhammad Husain, yang juga dikenal sebagai Abu Zubaydah. Dia ditahan di sebuah situs CIA atas dugaan karena berperang bersama al-Qaeda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Tragedi di Wilayah Pemberontak...
Tragedi di Wilayah Pemberontak Myanmar, Puluhan Orang Tewas Akibat Ledakan
Mengapa Trump Murka...
Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?
Rekomendasi
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Kenakan Rompi Oranye dan Diborgol
Local Pride, Ini 8 Tim...
Local Pride, Ini 8 Tim Piala Dunia 2026 yang Pakai Skuad Full Kelahiran Negaranya Sendiri
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved