AS Cabut Hadiah Rp162 Miliar untuk Penangkapan Pemimpin Baru Suriah

Sabtu, 21 Desember 2024 - 06:30 WIB
loading...
AS Cabut Hadiah Rp162...
Pemimpin baru Suriah, Ahmed al-Sharaa. Foto/france 24
A A A
DAMASKUS - Seorang diplomat senior mengumumkan Amerika Serikat (AS) akan membatalkan hadiah USD10 juta (Rp162 miliar) untuk penangkapan pemimpin baru Suriah, Ahmed al-Sharaa, setelah pemberontakan yang menggulingkan Presiden Bashar al-Assad.

Asisten Menteri Luar Negeri untuk Urusan Timur Dekat AS Barbara Leaf membuat pengumuman tersebut pada hari Jumat (20/12/2024) setelah dia dan pejabat AS lainnya mengunjungi ibu kota Suriah, Damaskus, untuk mengadakan pembicaraan dengan pemerintahan baru Suriah.

Itu adalah kunjungan pertama diplomat AS ke Suriah sejak Assad digulingkan dari kekuasaan awal bulan ini dalam serangan kilat, yang dipimpin kelompok Hayat Tahrir al-Sham (HTS).

Namun, AS telah menetapkan HTS sebagai organisasi "teroris" pada tahun 2018. Al-Sharaa yang juga dikenal sebagai Abu Mohammed al-Julani, adalah pemimpin kelompok tersebut dan pernah bersekutu dengan al-Qaeda.

Leaf mengatakan AS memutuskan membatalkan hadiah bagi al-Sharaa setelah menerima "pesan positif" selama diskusi hari Jumat, termasuk janji memastikan kelompok "teroris" tidak dapat menimbulkan ancaman.

"Berdasarkan diskusi kami, saya katakan kepadanya bahwa kami tidak akan meneruskan tawaran hadiah Hadiah untuk Keadilan yang telah berlaku selama beberapa tahun," ujar Leaf kepada wartawan.

"Saya juga mengomunikasikan pentingnya inklusi dan konsultasi yang luas selama masa transisi ini," papar dia.

Dia menjelaskan, "Kami sepenuhnya mendukung proses politik yang dipimpin dan dimiliki Suriah yang menghasilkan pemerintahan yang inklusif dan representatif yang menghormati hak-hak semua warga Suriah, termasuk perempuan, dan komunitas etnis dan agama Suriah yang beragam."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
7 Lolos ke Babak 32...
7 Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Kolombia Jadi yang Terbaru
Pengacara Sony Sonjaya...
Pengacara Sony Sonjaya Sayangkan Permohonan JC Ditolak Kejagung
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved