Rusia Panggil Duta Besar AS Atas Dugaan Intervensi Pemilu

Sabtu, 11 September 2021 - 20:08 WIB
loading...
A A A
Sementara itu kantor berita milik negara Rusia TASS melaporkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengklaim AS tidak jujur dalam laporan awalnya tentang kunjungan Sullivan dengan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov. Zakharova menanggapi pernyataan juru bicara Kedubes AS sebelumnya.

Kantor berita Rusia RIA Novosti mengutip juru bicara kedutaan AS Jason Rebholz yang mengatakan pertemuan itu mencakup berbagai masalah bilateral untuk mendukung komitmen Presiden AS Joe Biden untuk hubungan yang stabil dan dapat diprediksi dengan Rusia.

"Saya telah melihat tiga alasan (berbeda) pemanggilan utusan AS ke Kementerian Luar Negeri Rusia. Sebenarnya, Kementerian Luar Negeri yang melakukan pemanggilan, dan Kementerian Luar Negeri tahu alasan sebenarnya untuk itu," lapor TASS mengutip saluran Telegram Zakharova.

"Hanya ada satu alasan — campur tangan dalam pemilihan Rusia. Kami berharap ini adalah apa yang akan dilaporkan diplomat AS kembali ke Washington, bukan apa yang dikatakan kedutaan AS dalam siaran persnya yang terpisah dari kenyataan," kata Zakharova.

Baca juga: Rusia Mengaku Belum Putuskan Sikap Terkait Pemerintahan Baru Taliban
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Rekam Jejak Paraguay,...
Rekam Jejak Paraguay, Spesialis Adu Penalti yang Pulangkan Jerman di Piala Dunia 2026
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
Berita Terkini
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved