Kepung Panjshir, Taliban Dituduh Bunuh Warga Sipil dan Batasi Makanan
Sabtu, 11 September 2021 - 12:40 WIB
loading...
A
A
A
Seruan Massoud disambut dengan protes di seluruh negeri untuk mendukung gerakannya.
Tetapi Taliban melarang protes tersebut, dan PBB mengatakan kelompok itu melakukan kekerasan dalam upayanya untuk membubarkan para demonstran.
Juru bicara hak asasi PBB, Ravina Shamdasani, mengatakan Taliban menanggapi dengan peluru tajam, pentungan dan cambuk dan menyebabkan kematian sedikitnya empat pengunjuk rasa.
Sejak menguasai Afghanistan pada 15 Agustus, Taliban melancarkan serangan pesona untuk merehabilitasi citra garis keras mereka dari era 1996-2001.
Namun, para aktivis dan jurnalis mengatakan kenyataan di lapangan sangat berbeda.
Para aktivis perempuan dan mantan pemimpin politik perempuan mengatakan mereka memiliki ekspektasi bahwa mereka akan diperlakukan sebagai warga negara “kelas dua”.
Tetapi Taliban melarang protes tersebut, dan PBB mengatakan kelompok itu melakukan kekerasan dalam upayanya untuk membubarkan para demonstran.
Juru bicara hak asasi PBB, Ravina Shamdasani, mengatakan Taliban menanggapi dengan peluru tajam, pentungan dan cambuk dan menyebabkan kematian sedikitnya empat pengunjuk rasa.
Sejak menguasai Afghanistan pada 15 Agustus, Taliban melancarkan serangan pesona untuk merehabilitasi citra garis keras mereka dari era 1996-2001.
Namun, para aktivis dan jurnalis mengatakan kenyataan di lapangan sangat berbeda.
Para aktivis perempuan dan mantan pemimpin politik perempuan mengatakan mereka memiliki ekspektasi bahwa mereka akan diperlakukan sebagai warga negara “kelas dua”.
Lihat Juga :