Gubernur Provinsi Taliban Tegaskan ISIS Bukan Ancaman Besar

Selasa, 07 September 2021 - 06:01 WIB
loading...
A A A
Terjadi pertempuran sengit melawan mantan pasukan pemerintah di dekat Sherzad saat mereka maju, tetapi begitu Taliban merebut desa itu, mereka menerima kabar bahwa mereka akan menyerah.

“Mantan pemimpin Jalalabad mengirim perwakilan yang mengatakan kepada kami bahwa mereka tidak ingin berperang lagi dan ingin menyerahkan pemerintah lokal secara damai,” ungkap Mohammad.

“Kami membangun organisasi kami di sini. Kami menunjuk kepala polisi, kepala intelijen dan gubernur, yang diberikan kepada saya,” tutur dia.

Setelah dua dekade memerangi pemberontakan, Taliban harus dengan cepat bertransisi menjadi kekuatan pemerintahan yang dapat mengelola krisis kemanusiaan dan ekonomi yang hancur akibat perang.

Ini telah membuat para komandan Taliban lebih nyaman dengan menjalankan kota-kota berpenduduk ratusan ribu orang.

Seperti kebanyakan orang di Afghanistan, orang-orang Nangarhar dihantui kenangan pemerintahan brutal Taliban pada 1990-an, yang terkenal dengan hukum rajam hingga mati, pelarangan anak perempuan bersekolah dan perempuan yang bekerja berhubungan dengan laki-laki.

Gubernur baru provinsi itu telah menawarkan kata-kata yang meyakinkan, tetapi banyak orang tetap skeptis tentang janji Taliban tentang jenis pemerintahan yang berbeda.

"Kami akan melindungi hak-hak mereka dan kami tidak akan membiarkan penjahat menyakiti rakyat Afghanistan, khususnya rakyat Nangarhar," ujar Mohammad.

Meskipun ada jaminan, seorang pekerja bantuan di Jalalabad mengatakan dengan syarat anonim bahwa “banyak orang di kota itu tidak bahagia, dan mereka takut akan kebebasan berekspresi.”
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Densus Tangkap 8 Terduga...
Densus Tangkap 8 Terduga Teroris JAD Afiliasi ISIS di Sulteng
Terbitkan Surat Terbuka,...
Terbitkan Surat Terbuka, Zelensky Ajak Putin Bertemu untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Dokumen Rahasia AS Ungkap...
Dokumen Rahasia AS Ungkap Jet-Jet Tempur Rusia Kejar Pesawat UFO
Rekomendasi
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Berita Terkini
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Infografis
China Operasikan 2.500...
China Operasikan 2.500 Pesawat dan S-400, Ancaman Besar Bagi AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved