Ratusan Pengungsi Afghanistan di Basis Militer AS di Jerman Ditandai ‘Merah’

Senin, 06 September 2021 - 14:14 WIB
loading...
Ratusan Pengungsi Afghanistan...
Ratusan pengungsi Afghanistan yang dievakuasi oleh Amerika Serikat (AS) di basis militer di Jerman termasuk ditandai merah. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Ratusan pengungsi Afghanistan yang dievakuasi oleh Amerika Serikat (AS) di basis militer di Jerman termasuk ditandai merah. Mereka yang masuk ditandai merah akan menjalani pemeriksaan latar belakang lebih lanjut.

Ketua Kepala Staf Gabungan Militer AS, Mark Milley mengatakan, sekitar 200 dari 30 ribu pengungsi Afghanistan yang diproses di pangkalan Ramstei di Jerman sekarang berada di bawah pemeriksaan latar belakang lebih lanjut.

"Saya pikir mereka memiliki beberapa ratus yang muncul 'merah,'" kata Milley, menjelaskan bahwa pemrosesan yang biasa termasuk pemeriksaan nama, biometrik dan sidik jari. Baca juga: Eks Tentara AS Veteran Perang Afghanistan Stres, Bunuh 4 Orang Termasuk Bayi

“Jika seseorang ditandai "merah", mereka akan diperiksa oleh FBI, tetapi dalam banyak kasus mereka akhirnya dibebaskan,” sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (6/9/2021). Baca juga: Jenderal AS Sebut Afghanistan Berada di Ambang Perang Saudara

Dia mengatakan, AS akan terus memantau situasi di Afghanistan, di mana menurutnya, perang saudara kemungkinan akan berkembang setelah pengambilalihan Kabul oleh Taliban pada 15 Agustus dan selesainya penarikan pasukan AS pada 31 Agustus.

"Saya pikir setidaknya ada kemungkinan yang sangat baik dari perang saudara yang lebih luas dan kemudian, pada gilirannya, akan mengarah pada kondisi yang dapat, pada kenyataannya, mengarah pada pemulihan al-Qaeda atau pertumbuhan ISIS atau segudang kelompok teroris lainnya,” katanya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Mutia Ingin Lawan Insecure
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Berita Terkini
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved